Bisnis dan Keuangan

Petani Dapat Bantuan Rp600.000, Pemerintah: Untuk Genjot Produksi Pangan di Tengah Pandemi Corona

Petani Dapat Bantuan Rp600.000, Pemerintah: Untuk Genjot Produksi Pangan di Tengah Pandemi Corona

TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Petani memanggul karung beras hasil panen di Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, Selasa (21/4/2020) - Pemerintah bakal memberikan bantuan untuk petani, agar dapat tetap menggenjot produksi pangan di tengah pandemi virus corona. 

"Pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp600 ribu. Di mana Rp300 ribu merupakan bantuan tunai dan Rp300 ribu itu (untuk) sarana prasarana produksi pertanian."

TRIBUNBANYUMAS.COM - Para petani di Indonesia, bakal mendapat bantuan atau insentif dari pemerintah, guna menggenjot produksi pangan di tengah pandemi virus corona.

Rencananya, bantuan yang diberikan pemerintah tersbut senilai Rp600.000, yang sebagian diberikan secara tunai.

Serta, sebagian lagi diberikan dalam bentuk barang, guna menggenjot produktivitas tanaman pangan.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, total insentif yang diberikan pemerintah senilai Rp600.000 per bulan.

Pria Berdaster dan Berkerudung Putih Mencuri di Gudang, Tepergok Korban Dihajar Warga

Tukang Las Asal Banyumas Terjatuh dari Atap Setinggi 5 Meter di Purbalingga, Tubuhnya Terbakar

Sindikat di Solo Tarik Pungli Rp3 Juta Per Bulan Selama 23 Tahun, Didasarkan Surat Edaran Usang

Dituduh Jambret Hp, Pria Ini Nyaris Mati Disiksa Polisi, Korban: Bukan Dia Pelakunya

"Pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp600 ribu."

"Di mana Rp300 ribu merupakan bantuan tunai dan Rp300 ribu itu (untuk) sarana prasarana produksi pertanian," kata Airlangga usai rapat kabinet terbatas bersama Presiden Jokowi, Selasa (28/4/2020).

Adapun bantuan Rp300 ribu unuk sarana dan prasarana pertanian terdiri dari alat-alat untuk membantu produksi petani seperti bibit, pupuk, dan sarana produksi lainnya.

Airlangga mengatakan, saat ini terdapat 2,44 juta petani yang masuk kategori miskin yang perlu diberikan insentif oleh pemerintah.

Dia menyebut penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) petani kemungkinan akan sama dengan program bansos lainnya yakni, selama tiga bulan.

"Ini diharapkan periode selama tiga bulan dan teknis akan diumumkan Kementan (Kementerian Pertanian)," ucapnya.

Sebelumnya, saat membuka rapat kabinet, Presiden Jokowi meminta program stimulus ekonomi yang dianggarkan untuk penanganan dampak Covid-19 juga dapat menjangkau para petani.

Dengan sitimulus ekonomi ini, diharapkan petani dapat terus berproduksi saat masa pandemi corona.

"Program stimulus ekonomi juga benar menjangkau yang berkaitan dengan produksi beras kita, artinya menjangkau petani kita," ujar Jokowi. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pemerintah Beri Insentif untuk Petani Rp 600.000 Per Bulan

Polda Jatim Bentuk Tim Pemburu Covid-19, untuk Kendalikan Persebaran Corona. Apa Saja Tugasnya?

Update Corona Banyumas: Tambah 5 Orang, Kasus Positif Covid-19 Klaster Ijtima Gowa Jadi 28 Pasien

Balita 2 Tahun Positif Virus Corona, Tertular Orangtua yang Pulang Kampung dari Jakarta

Bayi Usia 40 Hari di Kudus Meninggal Dunia, PDP Corona, Sempat Diajak Orangtua Datangi Hajatan

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved