Breaking News:

Teror Virus Corona

Polda Jatim Bentuk Tim Pemburu Covid-19, untuk Kendalikan Persebaran Corona. Apa Saja Tugasnya?

kapolda jatim irejn luki hermawan membentuk Tim Pemburu Covid-19, untuk Kendalikan Persebaran Corona. Apa Saja Tugasnya?

Tribunjatim.com/Tony Hermawan
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan (kiri) sedang meninjau check point yang bertitik di Waru, Surabaya. Dalam kunjungannya, ia ditemani Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Teddy Chandra (tengah) dan Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad (kiri), Selasa (28/4/2020) - Polda Jatim membentuk Tim Covid Hunter untuk memburu pasien positif, pdp dan odp virus corona, yang tak patuh. 

"Selain positif Covid-19, tim juga mengamankan mereka yang berstatus PDP maupun ODP."

TRIBUNBANYUMAS.COM - Sejumlah kasus pasien positif virus corona (Covid-19) yang kabur dari ruma sakit pernah terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

Guna menanggulangi hal itu, Polda Jatim membentuk Tim Pemburu Covid-19 atau Tim Covid Hunter.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, mengatakan tim pemburu Covid-19 ini berisi aparat gabungan.

Di antaranya dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), Bidang Kedokteran dan Kesehatan, serta Dinas Kesehatan Jatim.

Tim ini nantinya bekerja sama dengan rumah sakit, meminta data pasien.

Bayi Usia 40 Hari di Kudus Meninggal Dunia, PDP Corona, Sempat Diajak Orangtua Datangi Hajatan

Balita 2 Tahun Positif Virus Corona, Tertular Orangtua yang Pulang Kampung dari Jakarta

Update Corona Banyumas: Tambah 5 Orang, Kasus Positif Covid-19 Klaster Ijtima Gowa Jadi 28 Pasien

Update Virus Corona Indonesia: Bertambah 103 Pasien Sembuh, 8 Meninggal, Total 9.511 Kasus Covid-19

Jika ada yang kabur atau pergi tanpa izin, maka akan diamankan.

"Kami juga akan melakukan upaya paksa dan mengembalikan pasien ke rumah sakit rujukan asal."

"Selain positif Covid-19, tim juga mengamankan mereka yang berstatus PDP maupun ODP," katanya, di Mapolda Jatim, dikutip dari Antara, Selasa (28/4/2020). .

Luki menjelaskan, tim ini dibentuk karena laporan dari salah satu rumah sakit terkait adanya pasien dalam pengawasan (PDP) yang tengah dalam perawatan, meninggalkan rumah sakit tanpa izin.

Polda Jatim juga mendapat laporan terkait banyaknya PDP dan orang dalam pemantauan (ODP) di wilayah setempat yang seharusnya mengarantina diri selama 14 hari, justru berkeliaran di luar rumah.

Terbaru, kata dia, di pos penjagaan Bundaran Waru yang merupakan perbatasan Sidoarjo dengan Surabaya, ada ODP Covid-19 berkeliaran.

ODP itu sempat akan melarikan diri. Namun, petugas mampu mengejarnya dan mengembalikan ke rumah sakit rujukan.

"Dia katanya pulang dari Tangerang, ada surat ODP-nya, tapi berkeliaran. Sudah diamankan petugas, akan kami kembalikan ke rumah sakit rujukan," tutur Luki. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Perkenalkan Tim Covid Hunter, Pemburu Pasien Positif, PDP, dan ODP Covid-19

Jerit Petani Carica di Dieng, Buah Membusuk, Tak Terserap Imbas Corona: Sudah Ditebangi

Setelah Berencana Mundur dari Pilwakot Solo, Purnomo Bertemu dengan Gibran. Ini Perbincangan Mereka

Lagi, Napi Asimilasi Ditembak Polisi, Rampas Handphone Warga, Pelaku Sudah 4 Kali Masuk Penjara

Pemdes Lockdown 3 Dusun di Purbalingga karena Ada Warga Terjangkit Corona, Pemkab Berikan Bantuan

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved