Rabu, 8 April 2026

Teror Virus Corona

Vietnam Bantu Indonesia Percepat Penanganan Wabah Virus Corona

Vietnam dan 8 negara serta komunitas internasional Bantu Indonesia Percepat Penanganan Wabah Virus Corona. Vietnam berhasil atasi pandemi covid-19

Shutterstock
Ilustrasi virus corona - 9 negara di dunia --termasuk di antaranya Vietnam, China, Singapura dan Amerika Serikat-- serta komunitas internasional bantu Indonesia lawan situasi sulit akibat pandemi Cocivd-19, dengan total nilai dukungan mencapai USD 77,49 juta. 

9 negara di dunia --termasuk di antaranya Vietnam dan China-- serta komunitas internasional bantu Indonesia lawan situasi sulit akibat pandemi Cocivd-19, dengan total nilai dukungan mencapai USD 77,49 juta.

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA – 9 negara di dunia serta koumunitas internasional membantu Indonesia percepat penanganan wabah virus corona (Covid-19).

Ke-9 negara tersebut di antaranya adalah Vietnam dan China. Serta 7 negara lainnya:  Jepang, Amerika Serikat (AS), Singapura, Korea Selatan (Koresel), Australia, Selandia Baru dan Uni Emirat Arab.

Di samping ke-9 negara tersebut juga terdapat 9 komunitas internasional dan 70 organisasi non-pemerintah, yang memberikan dukungan untuk penanganan wabah virus SARS-CoV-2.

Total nilai dukungan yang diterima Pemerintah Indonesia adalah senilai USD 77,49 juta.

Dukungan diberikan dengan berbagai bentuk, seperti donasi maupun barang atau dukungan teknis.

Kisah Mantan Pemain MU Pengagum Nabi Muhammad, Chicharito: Saya Buka Muslim tapi . . .

KPK Tangkap 2 Orang di Palembang, Firli: Pengembangan Kasus Korupsi Bupati Muara Enim

Tertular dari Pakaian Ayah yang Kerja di Wisma Altet, Fakta Ibu dan 2 Anak Tertular Corona di Bogor

Jadwal Buka Puasa dan Salat di Purbalingga, Ramadan Hari ke-4 - Senin, 27 April 2020

Dari nilai dukungan, tiga pemberi dukungan terbesar yakni Uni Eropa, Jepang dan Amerika Serikat (AS).

Dari nilai dukungan yang telah diterima oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu), belum semua terealisasi.

Kemlu mencatat dukungan internasional yang baru terealisasi sebesar USD 25,10 juta.

Selain itu, Kemlu juga memfasilitasi dukungan internasional secara bilateral yang melibatkan 13 entitas senilai USD10,9 juta.

Selain donasi dari luar negeri, Indonesia juga mendapatkan bantuan material kesehatan berupa alat pelindung diri (APD), ventilator, RT-PCR dan reagen, thermometer dan virus transport medium (VTM).

Dari bantuan tersebut, masker, rapid test dan APD merupakan jenis bantuan paling banyak diterima oleh Indonesia.

Adapun organisasi internasional yang memberi dukungan dalam penanganan Covid-19 di Indonesia, yaitu WHO, ADB, IAEA, UNDP, IOM, Global Fund, Unicef, IDB dan Uni Eropa.

Serta organisasi non-pemerintah, termasuk lembaga swadaya masyarakat yang berbasis di 12 negara, seperti RRT, Singapura, AS, Korea Selatan, Vietnam, Perancis, Rusia, Jerman, Jepang, Swedia, Swiss dan Arab Saudi.

"Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi dan terima kasih atas dukungan terhadap masyarakat Indonesia dalam memerangi pandemik," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, dalam keterangan tertulis yang diterima TribunBanyumas.com, Senin (27/4/2020). (*)

Ganjar: Mulai Senin 27 April Warga Semarang, Kendal dan Demak Tak Gunakan Masker akan Ditindak Tegas

Diberlakukan Mulai Senin 27 April di Kota Semaranng, Hendi Jabarkan Ketentuan PKM Non-PSBB

Halau Pemudik, Pemprov Jateng Dirikan 83 Check Point, Ganjar: Sambut Pemberlakuan Larangan Mudik

Tanpa Membawa Surat Ini, Kendaraan Pribadi Dilarang Masuk Jateng, Per 24 April - 7 Mei 2020

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved