Virus Corona Jateng
Tambah 3 Orang Positif Corona, dari Klaster Gowa Lagi, Total 16 Kasus Covid-19 di Banjarnegara
Tambah 3 Orang Positif Corona, dari Klaster Gowa Lagi, Total 16 Kasus Covid-19 di Banjarnegara
Penulis: khoirul muzaki | Editor: yayan isro roziki
Budhi mengatakan, ketiga alumni peserta Ijtima Gowa yang positif corona itu masing-masing berasal dari Kecamatan Purwanegara, Kecamatan Karangkobar dan Kecamatan Batur.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Per tanggal 27 April 2020, terdapat penambahan 3 kasus pasien terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) di Banjarnegara.
Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengatakan, hasil pemeriksaan lebih lanjut terhadap 3 pasien, yang sebelumnya reaktif corona dari hasil rapid test telah keluar.
Dengan demikian, total terdapat 16 kasus positif terinfeksi Covid-19 di Banjarnegara.
"Ketiganya dinyatakan terkonfirmasi positif terinfeksi Covid-19, dari klaster Gowa," katanya, Senin (27/4/2020).
Budhi mengatakan, ketiga alumni peserta Ijtima Gowa yang positif corona itu masing-masing berasal dari Kecamatan Purwanegara, Kecamatan Karangkobar dan Kecamatan Batur.
• Update Covid-19 Banyumas, 27 April: Tambah 2 Pasien Positif dari Ponpes Tanjung, Klaster Ijtima Gowa
• Kabar Baik! 2 Pasien Covdi-19 di Cilacap Sembuh, 1 dari Klaster Lembang. Total 4 Orang Sembuh
• Bukan Plat H, Kendaraan akan Diberhentikan Petugas, Hari Ini Kota Semarang Berlakukan PKM Non-PSBB
• Resmi! Presiden Jokowi Pecat Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty, Buntut Kehamilan di Kolam Renang
Dituturkan lebih lanjut, dari 16 kasus positif Covid-19 di Banjarnegara, 1 pasien di antaranya dinyatakan sembuh.
Yakni, tuan X dari Kecamatan Banjarmangu yang merupakan pasien pertama positif virus corona di Banjarnegara.
Sehingga, pasien positif Covid-19 yang masih dirawat ada 15 orang.
Menurut Budhi, saat ini pihaknya masih memantau 28 warga dengan hasil rapid test reaktif.
Pihaknya masih menunggu pemeriksaan swab terhadap mereka untuk diagnosa akhir Covid-19.
"31 positif rapid test, 3 di antaranya positif swab, sehingga masih 28 dalam pemantauan kami," katanya.
Budhi meminta masyarakat tetap waspasa namun tidak panik untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.
Ia pun meminta warga tidak mengucilkan keluarga pasien positif Covid-19, pasien dalam pengawasan, maupun orang dalam pengawasan (ODP).
" Mereka bagian keluarga kita juga," katanya. (*)
• Pria Purwokerto Ini Langsung Bacok Saudara Sendiri di Tempat Parkir, Diduga Dipicu Masalah Warisan
• Ganjar: Mulai Senin 27 April Warga Semarang, Kendal dan Demak Tak Gunakan Masker akan Ditindak Tegas
• Delapan Penumpang Mobil Travel Dinyatakan Positif, Dinkes: Hasil Rapid Test Warga Cimanggu Cilacap
• Vietnam Bantu Indonesia Percepat Penanganan Wabah Virus Corona