Berita Semarang

Bandel Meski Sudah Ditegur Berkali-kali, Wisma Karaoke di Sunan Kuning Semarang Ditutup Paksa

Satu wisma karaoke di Kawasan Argorejo atau Sunan Kuning (SK) Semarang, ditutup paksa karena tetap nekat beroperasi.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: deni setiawan
ISTIMEWA
Sebuah tempat hiburan malam (karaoke) di Kawasan Argorejo atau Sunan Kuning Semarang ditutup paksa lantaran bandel beroperasi meski sudah ditegur, Jumat (24/4/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Satu wisma karaoke di Kawasan Argorejo atau Sunan Kuning (SK) Semarang tetap nekat beroperasi.

Padahal sudah sangat jelas instruksi pemerintah setempat untuk menutup seluruh usaha hiburan lantaran adanya wabah virus corona (Covid-19).

Bahkan wisma karaoke tersebut tidak bergeming saat Paguyuban Karaoke Argorejo (Pakar) menegurnya.

Dibagikan Mulai 4 Mei, Kartu Sembako Senilai Rp 200 Ribu, Khusus 58.075 Warga Cilacap

Forkompimda Cilacap Dirikan Dapur Umum, Kirim Makanan Kepada Warga Berstatus ODP

Ini Bentuk dan Skema Penyaluran Bantuan Sosial di Kendal, Selama Tiga Bulan Mulai April

Pertama Sejak 1992, Banjir di Jalur Ambarawa-Banyubiru Kabupaten Semarang, Banyak Motor Mogok

Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang bertugas di wilayah Argorejo juga sudah memberikan peringatan sebanyak lima kali.

Namun tetap saja wisma tersebut beroperasi, layaknya hari-hari biasanya atau sebelum adanya instruksi pemerintah itu.

"Betul masih ada satu wisma yang nekat beroperasi di tengah wabah virus corona."

"Terpaksa ditutup secara paksa oleh petugas gabungan," terang Direktur LSM Lentera Asa, Ari Istiadi sekaligus sebagai pendamping Pakar kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (24/4/2020).

Menurut Ari, dalam penutupan paksa itu petugas juga bertindak tegas dengan menyita satu unit CPU komputer yang menjadi komponen penting dalam mengoperasikan karaoke.

"Pemilik memang bandel, dari ratusan wisma hanya itu yang bandel."

"Jadi Pengurus Pakar dan petugas bertindak tegas agar tidak dicontoh oleh pemilik wisma lain," katanya.

Ari menerangkan, ketegasan dari pengurus Pakar hendaknya juga dilakukan oleh pihak terkait agar imbauan dari pemerintah untuk menutup tempat hiburan dapat menyeluruh di Kota Semarang.

"Instansi terkait harus terlibat dan proaktif dalam melihat persoalan ini," bebernya.

Di tengah situasi seperti ini, Ari meminta kepada para pemilik wisma harus tetap menunggu hasil keputusan pemerintah terkait apakah tempat hiburan bisa kembali beroperasi.

Tentu para pemilik wisma diminta untuk lebih bersabar lantaran keputusan ditutupnya usaha hiburan tidak dapat ditolak sebab adanya wabah virus corona.

"Sebulan lebih wisma karaoke di SK tutup. Sejauh ini kami baru hanya mendapatkan surat edaran."

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved