Breaking News:

Berita Regional

Ambulans Terperosok ke Parit, Dua Warga yang Menolong Justru Dikarantina dan Ikuti Rapid Test

Apes, kata itu tepat untuk menggambarkan nasib dua orang yang berbaik hati membantu evakuasi ambulans yang masuk parit.

(ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)
Ilustrasi Ambulans: Petugas memindahkan mobil ambulans di samping ruang isolasi RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Kamis (5/3/2020). Kementerian Kesehatan menyatakan hingga Kamis 5 Maret ini ada 156 pasien dalam pengawasan virus corona yang tersebar di 35 rumah sakit di 23 provinsi, 2 diantaranya merupakan pasien positif corona yang masih dirawat di RSPI Prof Dr Sulianti Saroso. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Apes, kata itu tepat untuk menggambarkan nasib dua orang yang berbaik hati membantu evakuasi ambulans yang masuk parit.

Niat baiknya itu berujung keduanya harus mengikuti rapid test dan karantina karena ternyata ambulans yang dievakuasi sedang mengangkut PDP corona.

Ambulans yang mengangkut pasien dalam pengawasan ( PDP) corona terperosok masuk ke parit di Desa Bintang Hu, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (23/4/2020).

BREAKING NEWS: Bus dari Jakarta Terjun ke Sungai di Sigaluh Banjarnegara

Kabar Baik Bagi Jomblo, Kemenag Buka Kembali Layanan Akad Nikah

Nekat Mudik? Akan ada Check Point yang Harus Kamu Lalui untuk Keluar Jabodetabek, Ini Titiknya

Shalat Tarawih Ramadhan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Tertutup untuk Masyarakat Umum

Dua warga yang membantu mengevakuasi ambulans tersebut tidak tahu jika isinya adalah PDP corona, sehingga mereka kemudian harus dikarantina.

Ambulans tersebut milik Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Tamiang.

Dugaan sementara, penyebab mobil masuk parit yakni karena sopir mengantuk.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara Amir Syarifuddin menyebutkan begitu mengetahui mobil itu membawa pasien dengan status PDP corona, maka timnya langsung mendatangi lokasi kejadian.

Apalagi, pasien itu menurut hasil rapid test dinyatakan reaktif.

Pria di dalam ambulans itu baru pulang dari Jawa Timur dan dalam perjalanan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Aceh Utara, untuk pengambilan sampel swab.

“Dua warga yang membantu evakuasi ambulans itu tadi juga sudah kita deteksi dan memintanya mengarantina mandiri di rumah selama 14 hari ke depan," kata Amir melalui sambungan telepon, Kamis.

Cuaca Kabupaten Cilacap Hari Ini Jumat 24 April 2020, Hujan dari Sore Sampai Malam

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kabupaten Cilacap, Ramadan Hari ke-1 Jumat 24 April 2020

Gabut di Rumah Aja Karena Corona? Simak Resep Oreo Cheesecake, Bisa untuk Buka Puasa Ramadhan

Marcelo dan Modric Masuk Daftar Jual Real Madrid, Simak 10 Nama Pemain yang Akan Dilego Selain Bale

"Mereka melihat ambulans masuk parit langsung membantu dan tidak tahu didalamnya PDP corona."

Dia menyebutkan, tim yang menjemput pasien itu di lokasi kejadian juga mengenakan alat pelindung diri.

Bahkan lokasi itu juga telah disemprot dengan cairan disinfektan. “Termasuk ambulans yang membawanya sudah kita sterilkan,” pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "2 Warga Bantu Evakuasi Ambulans Masuk Parit, Tidak Tahu di Dalamnya Ada PDP Corona", 

Editor: Rival Almanaf
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved