Berita Ramadhan

Shalat Tarawih Ramadhan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Tertutup untuk Masyarakat Umum

Suasana berbeda tampak dalam kegiatan salat tarawih pertama di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi pada bulan Ramadhan 1441 Hijriah, Kamis (23/4/2020).

Editor: Rival Almanaf
Kompas.com
Petugas kebersihan dengan peralatan lengkap sedang membersihkan area Kakbah di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, Selasa (3/3/2020).(Ganoo Essa/REUTERS) 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Suasana berbeda tampak dalam kegiatan salat tarawih pertama di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi pada bulan Ramadhan 1441 Hijriah, Kamis (23/4/2020).

Karena adanya pandemi virus corona salat tarawih tersebut dilakukan secara terbatas, yaitu hanya 10 rakaat dengan 5 salam dan hanya diikuti oleh para syekh dan staf masjid.

Artinya, penduduk setempat tidak diperkenankan untuk mengikuti shalat berjamaah di masjid.

Cuaca Kabupaten Cilacap Hari Ini Jumat 24 April 2020, Hujan dari Sore Sampai Malam

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kabupaten Cilacap, Ramadan Hari ke-1 Jumat 24 April 2020

Gabut di Rumah Aja Karena Corona? Simak Resep Oreo Cheesecake, Bisa untuk Buka Puasa Ramadhan

Marcelo dan Modric Masuk Daftar Jual Real Madrid, Simak 10 Nama Pemain yang Akan Dilego Selain Bale

Keputusan itu dikeluarkan di tengah merebaknya pandemi virus corona di Arab Saudi.

Nabawi Lantas bagaimana pelaksanaan tarawih pertama di kedua masjid suci umat Islam tersebut?

Dilansir dari Saudi Press Agency, pelaksanaan shalat tarawih di Masjidil Haram dijaga ketat oleh petugas keamanan.

Imam dan khatib Masjidil Haram Syekh Abdul Rahman al-Sudais menambahkan dalam doa qunutnya memohon agar wabah virus corona segera diangkat dari Arab Saudi dan negara-negara Muslim.

Sementara itu pelaksanaan shalat tarawih di Masjid Nabawi juga berjalan secara berbeda.

Terlihat sejumlah petugas dan jemaah mengenakan masker.

Dewan Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi terus melakukan perawatan dan perhatian secara intensif untuk mencegah virus corona di lingkungan masjid.

Mereka juga telah membuka penghalang di sekitar Kabah yang dipasang sejak merebaknya virus corona.

Dewan tersebut secara rutin membersihkan dan melakukan disinfektasi masjid dengan bahan yang ramah lingkungan.

Pihak masjid juga terus melakukan pemeriksaan suhu bagi siapa pun yang masuk ke dalam masjid.

Arab Saudi melaporkan 1.158 kasus infeksi baru virus corona dengan transmisi lokal.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved