Teror Virus Corona
Mengenang June Almeida, Penemu Virus Corona Pertama di Dunia pada 1965
virus corona pertama kali ditemukan pada 1965 oleh june almeida, seorang putri sopir bus asal skotlandia. Coronavirus adalah virus yang miliki mahkota
Coronavirus adalah sekelompok virus yang memiliki penampilan halo atau mahkota (corona) ketika dilihat di bawah mikroskop. Kali pertama ditemukan oleh putri seorang sopir bus asal Skotlandia, June Almeida.
TRIBUNBANYUMAS.COM - Virus corona sejatinya sudah ditemukan sejak 1965, oleh seorang perempuan, putri sopir bus asal Skotlandia.
Perempun itu adalah Dr June Almeida. Ia sempat meninggalkan bangku sekolah pada usia 16 tahun.
Kini, saat pandemi virus corona jenis baru (Covid-19) atau SARS-CoV-2 melanda duania, namanya kembali dikenang.
Saat ini, coronavirus jenis baru ini telah menginfeksi lebih dari 2 juta orang di seluruh dunia.
Sementara keluarga virus corona terdiri dari beberapa jenisnya, seperti salah satunya yang menyebabkan penyakit SARS dan MERS.
• Pesan Godfather of Broken Heart, Didi Kempot: Tahan Rindu Sementara Agar Semua Sehat
• Di Jawa Tengah, TNI-Polri Buka Dapur Umum di 11 Daerah. Tiap Hari Ada Makan Gratis, di Mana Saja?
• Gejala Baru Terinfeksi Virus Corona Ditemukan; Radang Dingin Semu Hingga Gatal-gatal
• Muncul Gejala dan Mutasi Baru Virus Corona, Ini yang Harus Kamu Lakukan untuk Pencegahan
Pelopor Visualisasi Virus
Dikutip dari BBC, June adalah putri seorang sopir bus asal Skotlandia. June meninggalkan bangku sekolah pada usia 16 tahun.
Meksipun demikian, dia kemudian dikenal sebagai pelopor pencitraan virus, yang karyanya telah kembali menjadi fokus selama pandemi saat ini.
Covid-19 adalah penyakit baru tetapi disebabkan oleh virus corona jenis baru.
Sedangkan virus corona yang pertama kali diidentifikasi oleh Dr Almeida ditemukan pada tahun 1964 di laboratoriumnya di Rumah Sakit St Thomas di London.
Ahli virologi itu dilahirkan di June Hart pada tahun 1930 dan dibesarkan di rumah petak dekat Alexandra Park di timur laut Glasgow.
Dia meninggalkan sekolah dengan sedikit pendidikan formal tetapi mendapat pekerjaan sebagai teknisi laboratorium histopatologi di Glasgow Royal Infirmary.
Kemudian dia pindah ke London untuk melanjutkan karirnya dan pada tahun 1954 menikahi Enriques Almeida, seorang seniman Venezuela.
Penelitian flu biasa Pasangan dan putri kecil mereka pindah ke Toronto di Kanada dan menurut penulis medis George Winter, di Ontario Cancer Institute-lah Dr Almeida mengembangkan keterampilannya yang luar biasa dengan mikroskop elektron.
• Perlu Anda Ketahui, Berikut 12 Aturan yang Diterapkan Selama PSBB di Kota Tegal