Berita Pekalongan

Lagi Dua PDP Corona di Kabupaten Pekalongan Meninggal Dunia, Hasil Swab Belum Keluar

Dua pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona di Kabupaten Pekalongan meninggal dunia.

Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Pemakaman jenazah PDP Covid-19 di tempat pemakaman umum Desa Bugangan, Kecamatan Kedungwuni, Jumat (17/4/2020) dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB. Istimewa 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN - Dua pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona di Kabupaten Pekalongan meninggal dunia.

Dua pasien yang meninggal dunia merupakan pemudik dari zona merah atau dari Jakarta.

Pasien pertama yang meninggal dunia merupakan balita berinisial RA, berjenis kelamin laki-laki, berumur 1 tahun, warga Desa Bugangan, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.

Pasien kedua R berjenis kelamin laki-laki, 56 tahun, warga Desa Dadirejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan.

46 Tenaga Medis RSUP Kariadi Semarang Positif Corona, Pemprov Jateng Isolasi Mereka di Hotel

Banjarnegara Zona Merah Virus Corona, Bupati Keluarkan Maklumat, Berikut Isinya

Dibalik Viral Video Pengangkat Peti Jenazah Bergoyang, Ternyata Menjadi Solusi Pengangguran di Ghana

Pesan 46 Tenaga Medis RSUP dr Kariadi yang Positif Corona: Ayo Jaga Diri Masing-masing

"Iya benar. keduanya PDP karena dari zona merah. Untuk hasil swab belum keluar."

"Tapi untuk antisipasi pencegahan penyebaran virus corona, pemulasaran kedua jenazah tetap diperlakukan SOP kesehatan COVID-19," kata Setyawan Dwiantoro kepala Dinas Kesehatan melalui Dinkominfo Kabupaten Pekalongan, Jumat (17/4/2020).

Sementara itu, untuk pasien PDP kedua yakni R (56), warga Dadirejo, Kecamatan Tirto, merupakan pasien rujukan dari RS Budi Asih Jakarta.

Pasien di rujuk ke RSUD Kajen, masuk pada Jumat dini hari (17/4/2020), sekitar pukul 03.50 WIB.

Namun kondisi pasien drop, kesadaran pasien menurun.

Pasien diagnosa PDP, meninggal Jumat pagi (17/04/2020), sekitar 04.30 wib.

Pasien telah dimakamkan dengan prosedur protokol kesehatan penanganan virus corona atau COVID-19.

Terpisah Camat Kedungwuni Sugino saat dihubungi Tribunjateng.com membenarkan, tadi malam jenazah PDP yang berinisial RA dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Bugangan, Kecamatan Kedungwuni, Jumat (17/4/2020) dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB.

Peserta Ijtima Ulama Gowa Asal Purwokerto Positif Corona, Total ada 38 Peserta dari Banyumas

Pasien Corona Purbalingga Hafalkan Al Quran Selama di Ruang Isolasi, Saat Sembuh Khatam 30 Juz

Kisah Pasutri Pengidap Covid-19 di Banjarnegara, Istri Dinyatakan Positif Corona, Saat Suami Sembuh

4 Penjelasan Peneliti Kenapa Merokok Vape Meningkatkan Risiko Infeksi Virus Corona

"Riwayat perjalanannya, pasien bersama ibunya hidup di Tanjung Priok, Jakarta Utara."

"RA pada tanggal (2/4/2020) sempat menjalani rawat inap di salah satu rumah sakit di Jakarta, dengan hasil swab belum keluar."

"Kemudian, pada tanggal (10/4/2020) pulang dari Jakarta ke Desa Bugangan Kedungwuni, beberapa hari di rumah pada (16/4/2020) pukul 16.00 WIB anak tersebut sakit dan dibawa ke RSI Pekajangan dan sekitar pukul 20.30 WIB RA meninggal dunia," kata Sugino.

Sugino menambahkan, pada saat pemakaman dilakukan dengan dengan cara protokol kesehatan.

"Untuk hasil swab RA, belum diketahui hasilnya," tambahnya. (Dro)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved