Breaking News:

Berita Viral

Dibalik Viral Video Pengangkat Peti Jenazah Bergoyang, Ternyata Menjadi Solusi Pengangguran di Ghana

Video pengangkat peti jenazah yang berjoget saat membawa peti ke pemakaman akhir-akhir ini viral di media sosial.

Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Tim pengangkut jenazah di Ghana yang membawa peti jenazah sambil menari.(Screenshot video BBC) 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Video pengangkat peti jenazah yang berjoget saat membawa peti ke pemakaman akhir-akhir ini viral di media sosial.

Video-video di Instagram yang bergenre komedi biasanya diselipkan adegan para pengangkat peti jenazah berjoget tersebut.

Bahkan tidak sedikit juga yang membuat parodi dan mengcover gerakan pengangkat peti jenazah tersebuy

Belakangan diketahui mereka adalah tim pengangkut jenazah yang berasal dari Ghana.

46 Tenaga Medis RSUP Kariadi Semarang Positif Corona, Pemprov Jateng Isolasi Mereka di Hotel

4 Penjelasan Peneliti Kenapa Merokok Vape Meningkatkan Risiko Infeksi Virus Corona

Banjarnegara Zona Merah Virus Corona, Bupati Keluarkan Maklumat, Berikut Isinya

Daftar Film yang Tayang Gratis di Youtube Menemani Kegiatan di Rumah Selama Pandemi Virus Corona

Di dalam video tersebut, tampak mereka menari diiringi lantunan musik dengan beat yang dinamik.

Pemimpin tim pengangkut jenazah itu, Benjamin Aidoo dalam video BBC yang dimuat pada 26 Juli 2017 lalu mengatakan bahwa dia menambahkan koreografi pada proses pengangkutan itu.

"Saya memutuskan untuk memberi koreografi sehingga jika klien datang kepada kami, kami akan menanyakan pada mereka, Anda ingin prosesi khidmat atau Anda ingin sedikit lebih banyak 'penampilan'?" kata Aidoo.

Sementara itu, menurut Elizabeth Annan, salah satu anak dari keluarga yang berduka mengungkapkan kenapa pemakaman ibunya dibuat dengan 'tarian berirama'.

"Orang-orang ini ( pembawa jenazah) membawa orang yang Anda kasihi ke tempat peristirahatan terakhir mereka dengan menari.

Saya memutuskan untuk memberikan pada ibu saya sebuah tarian (selama proses pengantaran)."

Simak Prakiraan Cuaca BMKG di Kabupaten Cilacap, Jumat 17 April 2020

Bupati Banyumas Achmad Husein Dapat Apresiasi dari Mahasiswa UMP Atas Dedikasinya Menangani Covid-19

Dokter Muda Tasikmalaya: Justru Lebih Berat Lawat Hoaks Dibanding Lawan Virus Corona

Prakiraan Cuaca di Slawi Kabupaten Tegal Jumat 17 April 2020 Menurut BMKG

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved