Breaking News:

Teror Virus Corona

WHO Sebut Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Penyebaran Corona, Begini Tanggapan Pemerintah

Senior Advisor on Gender and Youth to the WHO DG, Diah Saminarsih menyebut Indonesia berpotensi menjadi pusat penyebaran virus corona.

Shutterstock
Ilustrasi virus corona, Covid-19 di Indonesia 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Senior Advisor on Gender and Youth to the WHO DG, Diah Saminarsih menyebut Indonesia berpotensi menjadi pusat penyebaran virus corona.

Setelah Amerika dan Eropa, Asia Tenggara disebut berpeluang menjadi episentrum baru pandemi Covid-19 jika wabah tidak terkontrol.

Regional Director WHO kawasan Asia Tenggara telah mengeluarkan sebuah media briefing sebagai peringatan dan saran kehati-hatian untuk negara di Asia Tenggara.

Diah berujar, gelombang episentrum wabah corona dari Amerika dan Eropa akan menuju Asia Tenggara.

Ingin Bebas Karena Takut Tertular Virus Corona, Narapidana di Manado Ngamuk dan Bakar Lapas

Mudik Tidak Dilarang, Dirlantas Petakan Kemacetan Mudik Lebaran di Tegal

Simak Jadwal Acara TV Minggu 12 April di Trans 7, Trans TV, RCTI, GTV, MNC TV, Indosiar, dan SCTV

Begini Cara Mudah Daftar Kartu Prakerja. Peserta Lolos Seleksi akan Mendapat Insetif Rp3.550.000

Senior Advisor on Gender and Youth to the WHO DG Diah Saminarsih menyampaikan bahwa potensi pergeseran gelombang episentrum wabah ke wilayah Asia Tenggara ini bisa jadi sangat besar jika tidak terkontrol dari sekarang.

Indonesia adalah negara terbesar di Asia Tenggara.

Selain itu, India di Asia Selatan juga disorot WHO sebagai negara yang padat penduduk.

"Indonesia dan India, apabila epidemi tidak terkontrol di dua negara tersebut, maka kawasan Asia Tenggara menjadi episentrum baru (Covid-19) di dunia," kata Diah dalam diskusi daring bertajuk "Hari Kesehatan Dunia 2020: Aksi Nyata Masyarakat Sipil di Masa Pandemi", Kamis (9/4/2020).

Saat ini, episentrum atau pusatnya ada di Amerika dan Eropa.

Di Amerika Serikat, angka kematian bahkan bisa mencapai sekitar 1.000 kematian per hari.

Halaman
12
Editor: Rival Almanaf
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved