Virus Corona Jateng
Update Virus Corona Cilacap, Jumat 9 April - Positif 8 Kasus, 1.198 ODP dan 53 PDP
Update Virus Corona Cilacap, Jumat 9 April - Positif 8 Kasus, 1.198 ODP dan 53 PDP di mana 5 PDP di antaranya meninggal
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: yayan isro roziki
Dengan demikian jumlah PDP yang meninggal dunia sebanyak 5 orang.
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Laporan Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap, Jumat (10/4/2020), menyebut jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) saat ini ada 1.198 orang.
Dengan rincian 526 orang telah dinyatakan selesai pemantauan dan 672 orang masih dipantau.
Sementara itu jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mencapai 53 orang.
Dengan rincian 29 orang telah dinyatakan negatif dan 24 orang masih menunggu hasil laboratorium.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap juga melaporkan PDP yang meninggal dunia bertambah satu orang.
• Satu Lagi, PDP Terkonfirmasi Positif Corona di Banyumas, Riwayat Pernah Jenguk Pasien Asal Cilacap
• Berstatus PDP Corona, Peserta Ijtima Ulama Gowa Asal Karanganyar Meninggal Dunia
• Fakta di Balik Viralnya Lagu Tentang Virus Corona Milik Bimbo, Disebut Sudah ada Sejak 30 Tahun Lalu
• Dampak Corona, Napi Bebas dari Penjara, Rayakan dengan Berjoget Tiktok
Dengan demikian jumlah PDP yang meninggal dunia sebanyak 5 orang.
Sedangkan sampai saat ini jumlah pasien positif sebanyak 8 orang.
Tujuh orang masih dalam perawatan dan satu orang telah dinyatakan meninggal.
Tambah 4 Warga Positif Virus Corona, 3 dari Klaster Lembang
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji mengumumkan empat warganya telah dinyatakan positif virus corona, Kamis (9/4/2020).
Satu pasien positif corona memiliki riwayat perjalanan dari Tangerang dan tiga lainnya memiliki riwayat perjalanan dari Bandung, Jawa Barat.
Tiga pasien itu adalah dua orang berasal dari Kecamatan Wanareja dan satu orang dari Cilacap Utara.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cilacap, Pramesti Griana Dewi memastikan tiga pasien yang memiliki riwayat perjalanan dari Bandung bukan perantau.
Dan mereka adalah warga Kabupaten Cilacap.