Breaking News:

Berita Tegal

Alhamdulillah! 115 Petugas Medis dan ODP di Tegal Jalani Rapid Test Corona, Semua Negatif

Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi menyatakan, sebanyak 115 orang di Kota Tegal sudah mengikuti rapid test virus corona atau Covid-19.

Tribunbanyumas.com/ Fajar Bahruddin
Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi (kiri), didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal Sri Primawati Indraswari (kanan). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi menyatakan, sebanyak 115 orang di Kota Tegal sudah mengikuti rapid test virus corona atau Covid-19.

Sebanyak 115 orang tersebut terdiri dari tenaga medis dan orang dalam pemantauan ( ODP)

Jumadi mengatakan, hasilnya semua dinyatakan negatif dari Covid-19.

Ketua Persatuan Perawat: Menolak Jenazah Perawat Korban Corona Sangat Keterlaluan

Bekerja Dari Rumah? Simak Jadwal Acara TV Trans TV, Trans 7 SCTV, RCTI, GTV, dan ANTV Jumat 10 April

Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri Digeser Akhir Tahun

Tolak Beri Pinjaman Rp500 Ribu, Perempuan Setengah Baya Ini Tewas Dibunuh Teman Lelakinya

Untuk tenaga medis di Kota Tegal, menurut Jumadi, yang telah melakukan rapid test baru setengah dari jumlah keseluruhan.

"Rapid test baru sekali. Hasilnya negatif semua."

"Baik tenaga medis di RSUD Kardinah maupun RSI Harapan Anda," kata Jumadi kepada tribunjateng.com, Kamis (9/4/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, Sri Primawati Indraswari mengatakan, alat rapid test yang diterima Pemerintah Kota Tegal dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah baru 115 buah.

Semua alat rapid test pun sudah digunakan untuk sebagian tenaga medis dan para ODP.

Lebih dari Rp193 Miliar, Sumbangan Masyarakat untuk Penanganan Wabah Virus Corona Terus Mengalir

Update Virus Corona di Indonesia, 9 April 2020: 252 Sembuh, Total Positif Virus Corona 3.293 Kasus

Pesan Mendikbud: Pelajar Bisa Belajar di Rumah Melalui TVRI, Selama Tiga Bulan Mulai 19 April

Resmi! Pemerintah Geser Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri dari Mei ke Desember 2020

Prima memperkirakan, Pemprov Jateng akan segera mengirim alat rapid test lagi.

"Tenaga medis yang menjalani rapid test baru sebagian saja. Bila alat rapid test sudah datang, akan kita upayakan semuanya bisa di rapid test," ungkapnya. (fba)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Berita Terkait :#Berita Tegal
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved