Breaking News:

Teror Virus Corona

Sebut Muslim yang Tidak Salat Jumat saat Pandemi Corona Jadi Kafir, Seorang Khatib Ditangkap Polisi

Isi khotbah dianggap meresahkan masyarakat, seorang khatib ditangkap dan ditahan polisi.

Editor: Rival Almanaf
DHONI SETIAWAN/KOMPAS IMAGES
Ilustrasi mengejar buronan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Isi khotbah dianggap meresahkan masyarakat, seorang khatib ditangkap dan ditahan polisi.

Peristiwa itu menimpa seorang khatib asal Lombok Tengah berinisial K.

Ia ditangkap Polres Lombok Tengah karena dianggap meresahkan masyarakat atas isi khotbah yang disampaikan saat shalat Jumat (3/4/2020).

Simak Daftar Alamat Warteg yang Memberikan Makan Gratis Saat Pandemi Virus Corona

Keluar Sebentar ke Supermarket, Ayah Pulang Membawa Virus Corona dan Tularkan ke Bayinya

Lebih Miris Dari Angkutan Berbasis Online, Angkutan Umum Omzet Ambrol Hingga 100 Persen

Barcelona Potong Gaji Messi dkk Hingga 70 Persen, Real Madrid Cuma 20 Persen

"Iya, kami amankan seorang khatib inisial K karena meresahkan masyarakat," kata Kaur Humas Polres Lombok Tengah Aipda Taufik, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (8/4/2020).

Taufik menjelaskan, dalam isi khotbahnya, K menyebut bahwa muslim menjadi kafir jika tidak melaksanakan shalat Jumat.

Apa yang disampaikan K dianggap tidak sesuai dengan anjuran pemerintah yang menyarankan untuk beribadah di rumah guna menekan penyebaran virus corona.

Saat diperiksa, K telah mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada masyarakat atas isi khotbahnya.

Atas pengakuan itu, K tidak ditahan dan dibolehkan untuk pulang.

Namun, pihak Kepolisian masih akan melakukan penyelidikan terhadap kasus itu.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa kebijakan untuk beraktivitas produktif di rumah perlu dilakukan untuk menekan penyebaran virus corona.

Kabar Gembira, Pasien Positif Corona di Tegal Sembuh, Tinggal Satu Warga Penderita Covid-19

Prakiraan Cuaca Kabupaten Cilacap Kamis 9 April, Cerah Sepanjang Hari, Tetap di Rumah Aja Ya

Daftar Asupan Bernutrisi untuk Meningkatkan Imunitas di Tengah Pandemi Corona

Viral Petugas Medis Tangani Pasien Corona di Ruang Isolasi Salat Pakai APD, Begini Penjelasan RS

Aktivitas itu terutama terkait bekerja, belajar, juga beribadah.

Hal ini disampaikan Presiden Jokowi dalam konferensi pers di Istana Bogor pada Senin (16/3/2020).

"Kebijakan belajar dari rumah, bekerja dari rumah, dan ibadah di rumah perlu terus digencarkan untuk mengurangi pengurangan penyebaran Covid-19," ujar Jokowi. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seorang Khatib Ditangkap karena Isi Khotbah yang Dinilai Resahkan Masyarakat ", 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved