Berita Banjarnegara
Cegah Virus Corona di Ponpes Alif Baa Banjarnegara, Begini Perlakuan Gus Khayat Terhadap Santrinya
Pondok Pesantren (Ponpes) Tanbihul Ghofilin Alif Baa meliburkan para santrinya di masa pandemi virus corona.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
"Khusus yang dari Jabodetabek ini memang lebih diperketat. Harus ada perlakuan khusus," katanya.
Tidak semua santri dipulangkan.
Ada sekira 300 santri yang dilarang pulang dan harus bertahan di pesantren.
Alasannya, mereka berasal dari zona merah atau dekat dengan rumah warga yang terkonfirmasi positif corona.
Kebanyakan mereka berasal dari wilayah Jabodetabek.
Gus Khayat mengatakan, pihaknya merasa bertanggung jawab terhadap keamanan para santrinya dari potensi penularan virus corona.
Di pondok, para santri akan lebih aman dan nyaman karena lingkungan steril dari virus corona.
Karena banyak yang sudah pulang, mereka pun bisa efektif melakukan social distancing maupun physical distancing sesuai anjuran pemerintah.
Aktivitas pembelajaran agama di pesantren juga dikurangi.
Saat mengaji, mereka harus berjarak dengan santri lainnya sekira 2 meter.
"Karena banyak yang pulang, sekarang satu kamar bisa satu santri, jadi mudah menjaga jarak," katanya. (Khoirul Muzakki)
• Ini Panduan Memilih Masker Kain, Cegah Penularan Virus Corona
• Penyemprotan Disinfektan Bukan Rekomendasi WHO, LIPI Beri Solusi Cara Aman Cegah Virus Corona
• Instalasi Listrik Belum Terpasang, Warga Terdampak Longsor Banjarnegara Tunda Tempati Rumah Baru