Pilkada Serentak 2020

Paling Lambat Besok Rabu, Pendaftaran SKPP Bawaslu Purbalingga, Begini Cara dan Syaratnya

Meski ada penundaan tahapan Pilkada Serentak 2020, SKPP tetap dilaksanakan dan dipastikan tanpa mengundang kerumunan.

TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi Pilkada Serentak 2020 di Indonesia. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Bawaslu Kabupaten Purbalingga tetap membuka pendaftaran Sekolah Kader Pengawas Partisipatif ( SKPP) di tengah maraknya wabah virus corona seperti saat ini. 

Namun metode pendaftaran SKPP tersebut dilakukan melalui media daring atau online, tidak tatap muka secara langsung seperti periode sebelum-sebelumnya.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Purbalingga, Joko Prabowo menuturkan, SKPP dibentuk dengan tujuan agar masyarakat dapat ikut berpartisipasi aktif dalam pengawasan pemilu.

Ini Penjelasan Dinkes Kendal Tanggapi Warganet Terkait Santri Positif Corona

Jaksa Kejari Purbalingga Bacakan Tuntutan Melalui Vicon, Kasus Korupsi Dana Desa Buara

Sopir Penabrak H Supono Mustajab Tertangkap, Bersembunyi di Banjarnegara, Keluarga Tolak Berdamai

Purbalingga Kembali Berduka, Satu PDP Corona Meninggal, Mendadak Sesak Napas dan Muntah Darah

Termasuk dalam hal ini adalah Pilkada yang akan dilaksanakan di Kabupaten Purbalingga

Meski ada penundaan tahapan Pilkada Serentak 2020, SKPP tetap dilaksanakan dan dipastikan tanpa mengundang kerumunan.   

Proses pendaftaran masih bisa dilakukan, yakni melalui metode online. 

"Ini prosesnya daring. Jadi bisa dilakukan di rumah masing-masing,” ujarnya dari rilis yang diperoleh Tribunbanyumas.com, Selasa (7/4/2020).

Menurutnya, adapun syarat yang harus dipenuhi pendaftar yaitu usia calon pendaftar minimal 17 tahun dan maksimal 30 tahun.

Bersedia mengikuti pelatihan secara daring melalui internet sesuai ketentuan hingga selesai tahapan.

Hal lainnya, diutamakan yang sedang menjadi pengurus organisasi.

“Diutamakan yang sedang menjadi pengurus organisasi karena pengalaman berorganisasi akan menunjang kegiatan tersebut,” ujarnya.

Dia mengatakan, adapun syarat lainnya yaitu tidak sedang menjadi pengurus parpol atau tim sukses kampanye dalam tiga tahun terakhir.

Tidak pula yang bersangkutan sedang menjadi penyelenggara pemilu.

Pendaftaran paling lambat hingga 8 April 2020.

"Paling akhir Rabu (8/4/2020), sehingga silakan buka saja bawaslu.net/skpp,” tukasnya. (Rahdyan Trijoko Pamungkas)

Purbalingga Kembali Berduka, Satu PDP Corona Meninggal, Mendadak Sesak Napas dan Muntah Darah

Santri Ponpes di Kendal Positif Corona, Hasil Tes Swab Belum Keluar Malah Diperbolehkan Pulang

Kedua Warga Cilacap Positif Corona Miliki Riwayat Perjalanan dari Lembang Bandung, Ini Kata Bupati

Sopir Penabrak H Supono Mustajab Tertangkap, Bersembunyi di Banjarnegara, Keluarga Tolak Berdamai

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved