Berita Kendal

PDP Warga Kendal Meninggal, Belum Sempat Uji Laboratorium, Pemakaman Sesuai SOP Virus Corona

Seorang warga di Kecamatan Kaliwungu Selatan dilaporkan meninggal di RSUD dr Soewondo Kendal.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Saat dicek suhu tubuhnya, Novia diminta untuk merapat ke bagian pendataan guna mendapatkan arahan dari tenaga medis Dinkes Kabupaten Kendal. 

"Atas kebijakan tim RSUD Suwondo dan koordinasi dengan keluarga serta pemerintah desa."

Tidak Bakal Ditilang, Dispensasi Khusus Perpanjangan SIM, Ini Penjelasan Lengkap Polda Jateng

Khasiat Kayu Bajakah Kalimantan dan Ciu Wlahar, Bahan Membuat Hand Sanitizer Cegah Virus Corona

Penting Biar Makin Paham, Lima Tahapan Edukasi Anak tentang Virus Corona

Saya Legowo Demi Keselamatan Orang Banyak, Hajatan Penikahan Berhenti Seketika di Kesugihan Cilacap

"Jenazah langsung dimakamkan dengan standar penanganan seperti pasien Covid -19."

"Jenazah dimandikan, dikafani, dan dimakamkan oleh tim RSUD,” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan, dari hasil pemeriksaan terhadap jantung korban dinyatakan dalam kondisi sehat.

Sejumlah pemeriksaan dari bidan desa pun tidak ditemukan gejala yang mengarah pada Covid-19.

Atas dasar riwayat perjalanan dari Jakarta, M berstatus sebagai ODP.

Dalam perawatan, M belum sempat dilakukan uji laboratorium untuk memastikan positif atau tidaknya terjangkit wabah virus corona.

“Kemudian Sabtu (28/3/2020) malam saat dibawa ke UGD RSUD dr Soewondo Kendal, pasien sudah meninggal dunia."

"Jadi belum sempat dilakukan pemeriksaan. Namun karena infonya dari Jakarta, dan pasien mengalami batuk dan demam."

"Karenanya tim medis memberikan perlakukan jenazahnya seperti pasien yang terinfeksi virus corona."

"Jenazahnya tidak boleh lama, harus segera dimakamkan oleh tim medis lengkap dengan Alat Pelindung Diri (APD),” jelasnya.

Kabid Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Kabupaten Kendal, Muntoha mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah M positif atau negatif Covid-19.

Ia memastikan, pihaknya telah berkordinasi dengan Puskesmas setempat untuk melakukan pemantauan terhadap keluarga M dan warga sekitarnya.

"Kami juga edukasi baik keluarga maupun warga sekitar agar segera memeriksakan diri jika merasakan gejala demam, batuk, flu, dan sesak napas," imbaunya. (Saiful Ma'sum)

Mulai 1 April, PT KAI Daop IV Semarang Hentikan Sementara Operasional Empat Kereta Api

Cari Ponsel Sekaligus Jadi Powerbank? Ini Lima Rekomendasi Buat Kamu

Begini Cara PHRI Kabupaten Semarang Bantu Pemerintah, Salurkan Cairan Disinfektan ke Tempat Ibadah

Jatah Libur Pemain PSIS Semarang Bakal Diperpanjang

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved