Breaking News:

Berita Kesehatan

Cuci Tangan dengan Sabun dan Air Mengalir Lebih Efektif Hancurkan Virus? Berikut Penjelasan Ahli

Cuci Tangan dengan Sabun dan Air Mengalir Lebih Efektif Hancurkan Virus? Berikut Penjelasan Ahli

Arriba
Ilustrasi Cuci Tangan. 

Cuci Tangan dengan Sabun dan Air Mengalir Lebih Efektif Hancurkan Virus? Berikut Penjelasan Ahli

TRIBUNBANYUMAS.COM - Tangan diyakini menjadi medium penyebaran virus yang utama. Karena itu, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, serta membasuh tangan dengan disinfektan atau hand sanitizer diyakini efektif meminimalisir penyebaran virus.

Lalu, untuk menghancurkan virus, efektif manakah antara mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir atau membasuh tangan dengan disinfektan maupun hand sanitizer?

Berdasarkan penelitian, cuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir disebut lebih efektif dalam menghancurkan virus dan membunuh kuman maupun bakteri, yang menempel di permukaan kulit.

Rapid Test Virus Corona, Bagaimana Cara Kerjanya dan Siapa Jadi Piroritas? Berikut Penjelasannya

Desa di Purbalingga Ini Berikan Insentif Rp 50 Ribu Setiap Hari Kepada Warganya yang Isolasi Diri

Personel Sat Lantas Periksa Penumpang Bus di Terminal Tipe A Cilacap: Kami Juga Sterilisasi Bus

Rumah Dinas Bupati Batang Bakal Dijadikan RS Darurat, Bupati: Itu Pilihan Alternatif Ketiga

Profesor kimia dari University of New South Wales, Sydney, Pall Thordarson menjelaskan dalam sebuah artikel di The Guardian (12/3/2020), mengapa sabun justru ampuh untuk menghentikan persebaran virus, saat belum ada satupun obat yang berhasil menyembuhkan infeksinya.

Menghancurkan virus di kulit

Virus merupakan partikel nano dengan bagian terlemah berupa lemak yang disebut lipid bilayer.

Sementara sabun melarutkan membran lemak virus sehingga bisa menghancurkan virus atau mematikannya.

Secara lebih detail, virus sebenarnya terbentuk dari tiga komponen utama, yakni ribonucleic acid (RNA), protein, dan lipid (lemak).

Sel tubuh yang terinfeksi virus kemudian memproduksi ketiga komponen tersebut yang pada akhirnya akan membentuk virus yang baru.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved