Berita Banjarnegara
Viral Petai Raksasa di Hutan Banjarnegara, Distankan: Keluarga Fabaceae Tapi Tidak Layak Konsumsi
Warganet Banjarnegara dihebohkan postingan warga memegangi benda mirip petai berukuran jumbo di hutan Kecamatan Sigaluh.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
Berbeda dengan biji petai yang berwarna hijau segar dan lezat saat dimakan.
Biji Gongseng berwarna keputihan berukuran besar serta pahit rasanya.
"Karena itu kami belum merekomendasikan untuk dikonsumsi," katanya.
Di dunia ilmu tumbuh-tumbuhan (botani), tanaman itu pun bukan jenis baru yang ditemukan.
Setelah ditelusuri, spesies tanaman itu bernama latin Entada Rheedii, masih keluarga polong-polongan (fabaceae).
Tetapi sejauh ini belum diketahui kegunaan tanaman itu sebelum ada penelitian lebih lanjut.
"Tanamannya merambat, buahnya tidak enak," katanya.
• Merasa Direndahkan Anggota DPRD Blora, TKW Asal Cilacap di Hongkong Bikin Surat Terbuka
• Anak-anak Mulai Stres Belajar di Rumah, Ganjar Dikomplain Orangtua Siswa
• Ganjar Tampar Pemkab Brebes, Dinilai Paling Lemot Tangani Virus Corona di Jateng
• Sumanto Belum Percaya Pengasuhnya Meninggal, Malam Masih Ngobrol Bareng di RSKJ Purbalingga

Petai Raksasa Banjarnegara
Postingan pengguna media sosial (medsos) soal petai raksasa di Kabupaten Banjarnegara mendadak viral.
Warganet Banjarnegara dihebohkan dengan postingan warga yang sedang memegangi benda mirip petai berukuran jumbo.
Foto tersebut diambil di hutan wilayah Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara.
Karena penampilannya mirip petai, banyak yang mengiranya adalah petai.
Tetapi ukurannya yang jumbo membuat banyak orang terperangah.
Sebab normalnya petai berukuran panjang sekira 30 sentimeter.
Tetapi buah mirip petai ini berukuran jauh lebih besar dan panjang sekira 1 meter.