Berita Ekonomi dan Bisnis

Harga Daging Sapi Mulai Naik di Jateng, Solo Sudah Tembus Rp 126 Ribu

Di tengah wabah virus corona (Covid-19) serta jelang Ramadan, harga daging sapi di pasaran mulai mengalami kenaikan.

Penulis: budi susanto | Editor: deni setiawan
DOK TRIBUN TIMUR
Ilustrasi daging sapi dimana harga saat ini terus merangkak naik di Jawa Tengah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Di tengah wabah virus corona ( Covid-19) serta jelang Ramadan, harga daging sapi di pasaran mulai mengalami kenaikan.

Di beberapa daerah kenaikan komoditas daging sapi mencapai Rp 2 ribu hingga Rp 5 ribu per kilogram.

Data dari situs Sistem Informasi Harga dan Produksi Komoditi (SiHati) Bank Indonesia (BI), kenaikan itu terjadi sejak Covid-19 menjangkit Jawa Tengah atau pada akhir Februari 2020.

Kades Bojanegara Tersangka, Penarikan Uang Syukuran Perangkat Desa di Purbalingga

Pelantikan Perangkat Desa Bertarif di Bojanegara, Polres Purbalingga: Segera Tetapkan Tersangka

Isi Ulang Hand Sanitizer Gratis di Alun-alun Purwokerto, Bupati: Banyumas Berstatus Bahaya Corona

Mengintip Keajaiban Potensi Lokal Banyumas, Ciu Wlahar Dilirik Bupati Banyumas Bikin Hand Sanitizer

Dari data, harga daging sapi di Kabupaten Semarang pada 28 Februari misalnya, telah mencapai di angka Rp 177 ribu per kilogram.

Kini bertahan di angka Rp 122 ribu per kilogram.

Sementara di Kabupaten Temanggung, harga daging sapi pada akhir Februari 2020 Rp 110 ribu per kilogram dan kini di angka Rp 112 ribu per kilogram.

Lonjakan harga daging sapi yang cukup tinggi juga terjadi di Kota Surakarta pada periode 27 Februari hingga pertengahan Maret 2020.

Yang semula Rp 110 per kilogram menjadi Rp 126 ribu per kilogram.

Meski mulai harga mulai bergerak naik, Dinas Ketahanan Pangan Perovinsi Jawa Tengah menyatakan untuk beberapa bulan ke depan stok daging masih aman.

Data yang diterima Tribunbanyumas.com, Senin (23/3/2020), dari perhitungan Prognosa 2020 yang dilakukan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jateng.

Produksi daging sapi dan ayam di Jawa tengah mencapai 325 ribu ton dalam satu tahun, dengan ketersedian 309 ribu ton, dan kebutuhan 307 ribu ton pertahun.

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jateng, Agus Wariyanto, konsumsi daging masyarakat setiap tahun mencapai 8,8 kilogram.

"Dari data masih ada sisa stok mencapai 1,6 ribu ton untuk 2020," paparnya.

BREAKING NEWS, PSIS Semarang Kembali Liburkan Latihan Selama Dua Pekan

Hand Sanitizer Buatan Bupati Banyumas Mulai Dibagikan, Gunakan Destilator Bahan Ciu Wlahar

UMP Banyumas Dirikan Posko Kesehatan, Warga Bisa Konsultasi Gratis Soal Virus Corona

Pemkab Purbalingga Bangun Ruang Isolasi Darurat Corona, Bupati Pilih Kompleks LIK Logam

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jateng, Lalu Muhammad Safriadi berkata, adanya kenaikan harga daging sapi di sejumlah tempat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved