Teror Virus Corona
UMP Banyumas Dirikan Posko Kesehatan, Warga Bisa Konsultasi Gratis Soal Virus Corona
Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mendirikan posko dan satgas virus corona (Covid-19).
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mendirikan posko dan satgas virus corona (Covid-19).
Peran tersebut ditunjukan dengan mulai dari cek kesehatan gratis oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran UMP.
Lalu sosialisasi cuci tangan yang benar, hingga membagikan masker secara gratis.
• Pelantikan Perangkat Desa Bertarif di Bojanegara, Polres Purbalingga: Segera Tetapkan Tersangka
• Hand Sanitizer Buatan Bupati Banyumas Mulai Dibagikan, Gunakan Destilator Bahan Ciu Wlahar
• Mengintip Keajaiban Potensi Lokal Banyumas, Ciu Wlahar Dilirik Bupati Banyumas Bikin Hand Sanitizer
• Kisah Kedekatan H Supono dan Sumanto di RSKJ Purbalingga, Jadi Pengawal Setia Tiap Pengajian
Selain itu ada pula penyemprotan disinfektan, mendirikan posko, hingga membagikan hand sanitizer buatan tim dari Fakultas Farmasi UMP yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat umum.
"Dibentuknya posko oleh Satgas Covid-19 oleh UMP ini sebagai pos pelayanan masyarakat terkait dengan wabah virus corona yang kian meluas, tak terkecuali di Banyumas."
"Barangkali masyarakat membutuhkan informasi, atau keluhan yang harus ditangani."
"Mereka bisa datang ke posko kesiapsiagaan covid-19 UMP," ujar Rektor UMP, Dr Anjar Nugroho kepada TribunBanyumas, Senin (23/3/2020).
Seperti yang diketahui, Covid 19 ini adalah bencana bag Indonesia dan dunia.
Maka dari itu, UMP melakukan langkah-langkah sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa ini yaitu dengan membantu masyarakat sekitar dalam penanganan masalah virus corona.
Beberapa waktu yang lalu UMP telah membagikan masker dan hand sanitizer kepada masyarakat.

Selain itu melakukan kampanye kepada masyarakat terkait bagaimana sikap masyarakat yang bijak dalam menangani Covid-19.
"Kami juga telah melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan kampus dan masyarakat sekitar."
"Tujuannya untuk memastikan kampus dan lingkungan masyarakat sekitar bebas dari virus corona ini," tambahnya.
Kepala Laboratorium Fakultas Famasi UMP, Dr Ika Yuni Astuti mengatakan, aksi tersebut di tengah langkanya hand sanitizer.
Pihak UMP memberikan secara gratis hasil produksi hand sanitizer dari Fakultas Farmasi yang sesuai anjuran WHO.
"Kondisi saat ini tengah langka hand sanitizer. Kalau ada, harganya juga sedang mahal."