Wabah Virus Corona

Beberapa Daerah Sudah Bisa Test Corona Sendiri, Jateng Kapan? Begini Jawab Ganjar

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menginginkan daerahnya bisa melakukan tes pemeriksaan spesimen corona Covid-19 sendiri.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: Rival Almanaf
TRIBUN BANYUMAS/MUHAMMAD SHOLEKAN
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo (kiri) dan Direktur RSUD dr Moewardi Solo, Cahyono Hadi (kanan) saat konferensi pers terkait pasien positif corona bertempat di Puri Gedeh Semarang, Jumat (13/3/2020) sore. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menginginkan daerahnya bisa melakukan tes pemeriksaan spesimen corona Covid-19 sendiri.

Selama ini, hasil tes warga Jawa Tengah diperiksa di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) DIY.

Hasil pemeriksaan bisa diketahui lebih cepat ketimbang sebelumnya. Sebelumnya, tes harus dilakukan di laboratorium Kementerian Kesehatan di Jakarta.

"Saya sedang berkomunikasi dengan pemerintah pusat agar ada laboratorium pemeriksaan di Jateng. Bahkan, saya minta setiap enam eks karesidenan ada rumah sakit yang bisa mengecek," kata Ganjar, Minggu (22/3/2020).

Dia pun berharap Presiden Jokowi bisa mengeluarkan kebijakan hal tersebut. Mengingat, saat ini sudah banyak daerah yang bisa melakukan pemeriksaan sendiri.

Artis FTV Andrea Dian Positif Terinfeksi Virus Corona, Bagaimana Hasil Tes Ganindra Bimo?

Disiapkan Rumah Sakit Khusus Pasien Corona di Solo, Wali Kota: Kami Pilih RSUD Bung Karno

Update Virus Corona Jateng 22 Maret, Pasien Positif Covid-19 Tambah Satu di RSUD Moewardi Solo

Update Virus Corona Purbalingga, Jumlah PDP Corona Meningkat, Hingga 80 Pemudik Harus Karantina

Awalnya, tes terkait positif atau tidak Covid-19, hanya bisa dilakukan di Jakarta (Puslitbangkes Kemenkes), Unair (Rumah Sakit Universitas Airlangga), dan Eijkman (Lembaga Biologi Molekuler Eijkman).

Saat ini, sudah ada tambahan beberapa laboratorium dan rumah sakit yang bisa memeriksa.

"Kalau itu bisa, maka setiap daerah bisa melakukan pengetesan dengan lebih cepat karena jaraknya yang pendek," ujarnya.

Menurutnya, sumber daya manusia, peralatan akan disiapkan.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo, menuturkan saat ini di Jawa Tengah sudah ada laboratorium kesehatan. Hanya saja, belum bisa memeriksa Covid-19.

"Laboratorium itu membutuhkan peralatan moleluler untuk memeriksa virus corona. Jadi memang butuh waktu persiapan, tidak bisa langsung instan," terangnya.

Saat ini, kata dia, Jateng sudah menggunakan tempat pemeriksaan Covid-19 di BTKLPP DIY sehingga, waktu yang dibutuhkan untuk pemeriksaan dan perjalanan lebih singkat.

"Ya pemeriksaan hingga bisa diketahui hasilnya sekitar 24 jam tinggal ditambah perjalanan," jelasnya.

Sementara, Kepala BTKLPP Jogja, Irene mengatakan pihaknya melayani pemeriksaan sampel yang ada di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Lanjutan Liga 1 Diduga Paling Cepat Seusai Lebaran, Ini Pertimbangan GM PSIS Semarang

948 Rumah Terdampak Banjir di Sidareja Cilacap, BPBD: Perlunya Dibangun Tanggul Sungai Citengah

Kronologi Pernikahan di Purwokerto Dibubarkan Polisi Karena Wabah Corona, Tamu Disemprot Disinfektan

Banjir Terjang Sidareja Cilacap, Acara Hajatan Seorang Warga Terpaksa Dipindah ke Rumah Saudara

"Kami melayani pemeriksaan warga Jateng dengan harapan hasilnya bisa cepat diketahui dan diharapkan memutus rantai penularan," kata Irene.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved