Wabah Virus Corona

Viral Tarif Pemeriksaan Corona Capai Jutaan Rupiah, RSUA Surabaya: Yang Gratis Hanya ODP

Tarif pemeriksaan virus corona viral di media sosial. Dalam postingan itu untuk mendeteksi orang terinfeksi atau tidak dipatok hingga Rp 2 juta.

Editor: Rival Almanaf
Kompas.com
Ilustrasi Testpack Corona 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Tarif pemeriksaan virus corona viral di media sosial. Dalam postingan itu untuk mendeteksi orang terinfeksi atau tidak dipatok hingga Rp 2 juta.

Media sosial dihebohkan dengan sebuah surat pemberitahuan mengenai tarif pemeriksaan virus corona tertanggal 18 Maret 2020 di Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA), Surabaya, Jawa Timur.

Dalam surat itu, tercantum tarif paket pemeriksaan Covid-19, yang terdiri dari paket lengkap, paket A, paket B, paket C, dan termurah paket D.

Untuk pemeriksaan paket lengkap, meliputi lima tahapan, yakni mulai dari biaya pendaftaran, konsultasi dokter spesialis, swab PCR Covid-19, DL dan X-Ray, totalnya sebesar Rp 2.775.600.

Terbelenggu Nafsu, Bukannya Menolong Pemuda Jatim Ini Justru Perkosa Rekan Kerja yang Pingsan

Pelantikan PPS Kota Solo Ditunda, Ketua KPU: Karena KLB Virus Corona, tapi Penetapan Tak Berubah

Alasan Kenapa 700 Ribu Orang Indonesia Berpotensi Terinfeksi Virus Corona

Jadwal Acara TV, Sabtu 21 Maret 2020 - Kingsman dan Dunia Terbalilk: Kisah Soal TKW dan Keluarganya

Untuk paket A meliputi pendaftaran, konsultasi dokter spesialis, swab PCR Covid-19 dan X-Ray, dikenakan biaya Rp 2.644.800.

Adapun paket B meliputi pendaftaran, konsultasi dokter spesialis dan swab PCR Covid-19, dikenakan tarif Rp 2.412.000.

Sedangkan paket C meliputi pendaftaran, konsultasi dokter spesialis, DL dan X-Ray dikenai tarif Rp 903.600.

Sementara paket paling murah, yaitu paket D dihargai sebesar Rp 540.000.

Di surat itu dijelaskan, pemeriksaan hanya meliputi dua tahapan saja, yakni pendaftaran dan konsultasi dokter spesialis.

Terkait surat tersebut, Rumah Sakit RS Unair melakukan klarifikasi.

Tim Satgas Virus Corona RS Unair Alfian Nur Rosyid mengatakan, surat pemberitahuan yang beredar itu belum resmi alias tidak berlaku.

"Itu salah, itu masih draf dan belum disetujui sama pimpinan."

"Jadi ada sekretaris kirim surat itu atau gimana, terus menyebar," kata Alfian saat dihubungi, Jumat (20/3/2020) malam.

Menurut dia, RS Unair sudah membuat surat pembaruan mengenai tarif pemeriksaan Covid-19.

Namun, dia enggan menjelaskan berapa sebenarnya tarif untuk pemeriksaan virus corona bagi warga yang ingin memeriksakan diri secara mandiri di RS Unair.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved