Berita Banjarnegara
Daun Kelor Disebut Antivirus Corona, Warga Banjarnegara Sudah Lama Yakini Khasiatnya
Daun Kelor Disebut Antivirus Corona, Warga Banjarnegara Sudah Lama Yakini Khasiatnya
Penulis: khoirul muzaki | Editor: yayan isro roziki
"Kalau masyarakat sini biasa direbus terus diminum,"katanya
Di Desa Pucungbedug Kecamatan Purwanegara Banjarnegara, sebagian masyarakat pun masih biasa mengonsumsi daun kelor untuk kesehatan.
• 3 Anggota Keluarga Tjahjo Kumolo Positif Virus Corona: Saya Negatif, Mohon Doanya
• Merasa Direndahkan Anggota DPRD Blora, TKW Asal Cilacap di Hongkong Bikin Surat Terbuka
• Pasien Corona Ditolak di Pangandaran Akhirnya Dirawat di Cilacap, Begini Kronologi Versi Dinkes
• Pelantikan PPS Kota Solo Ditunda, Ketua KPU: Karena KLB Virus Corona, tapi Penetapan Tak Berubah
Sebagian warga menanam kelor di pekarangan untuk kebutuhan keluarga. Rusmiati, warga RT 1 / RW 2 mengatakan, masyarakat di desanya mempercayai daun kelor bisa memperlancar Air Susu Ibu (ASI), di luar daun Katuk.
Daun kelor juga dipercaya memperlancar pencernaan.
Daun kelor biasanya oleh warga diolah menjadi sayur bening lalu dikonsumsi sebagai lauk pendamping nasi.
"Biasanya di sini buat sayur bening,"katanya.
Meskipun tanaman herbal, konsumsi daun kelor secara berlebihan tidak dianjurkan.
Tidak ada salahnya, masyarakat berkonsultasi kepada ahli untuk mengetahui efek samping dari konsumsi tanaman herbal ini. (*)