Berita Human Interest

Kisah Turiyan, 47 Tahun Lumpuh dan Hidup di Atas Mobil-mobilan Namun Tetap Produktif

Lumpuh selama 47 tahun tidak membuat pria asal Kabupaten Malang berdiam diri. Ia tetap mencoba produktif di tengah keterbatasan.

Editor: Rival Almanaf
(KOMPAS.COM/ANDI HARTIK)
Turian (57) di rumahnya di RT 41 RW 7 Dusun Lepur, Desa Jambangan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (8/3/2020). 

Hidup mandiri membuat kerajinan bambu Turiyan tinggal seorang diri di rumahnya.

Saudaranya sudah memiliki keluarga dan rumah masing-masing.

Rumah yang ditempatinya adalah rumah keturunan keluarganya terdahulu.

Sehari-hari, Turiyan membuat tampah, alat tradisional dari anyaman bambu yang biasanya dibuat untuk membersihkan beras.

Hal itu dilakukan Turiyan di tengah keterbatasan fisiknya.

"Ada orang pesan dibuatin. Kalau tidak ada ya diam saja. Cuma nyapu-nyapu," kata dia.

Meski tinggal seorang diri, Turiyan bukan berarti menjalani hidup sepenuhnya seorang diri.

Saudaranya yang bernama Paingan (37) masih kerap merawatnya.

Rumah keduanya berdampingan sehingga masih bisa saling membantu.

Setelah Didi Kempot dan Dewa 19, Kini Konser Ayu Ting Ting Juga Ditunda Karena Virus Corona

Masyarakat Heboh Corona, Pria Ini Justru Selundupkan 6 Ton BBM Subsidi

Artis Cantik Ririn Ekawati Akhirnya Dipastikan Negatif Narkoba, Begini Nasib Asistennya

Suami Dorong Motor yang Bannya Kempes, Tas Istri Dijambret Dua Pemuda Brandal

Selama ini, kebutuhan untuk Turiyan dipenuhi oleh saudaranya itu.

Termasuk untuk kebutuhan hidupnya.

Tidak hanya itu, Paingan juga yang mengambilkan bambu untuk Turiyan supaya dibuat tampah jika ada orang yang memesan.

"Ini rumah orangtua. Dulu, di sini ada kakak saya. Makanya saya buat rumah sendiri. Dia (Turiyan) tinggal bersama kakak saya. Tapi kakak saya sudah tidak ada (meninggal)," kata Paingan.

"Kalau nyuci dan buat kopi, kakak saya ini bisa sendiri. Tapi kalau makan, istri saya yang masakin," imbuh dia.

Ketua RT 041 RW 007, Suwardi mengatakan, dirinya selalu berusaha supaya Turiyan mendapat perhatian dari pemerintah setempat.

"Dulu dapat BLT (bantuan langsung tunai). Yang membawa ke balai desa saya, saya gendong," ungkap dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah Turiyan, Alami Lumpuh 47 Tahun, Gunakan Mobil-mobilan Pengganti Kursi Roda", 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved