Breaking News:

Berita Kesehatan

Lebih Ganas dari Virus Corona di Indonesia, DBD Sudah Tewaskan 32 Orang Sejak Januari

Saat fokus masyarakat Indonesia tertuju ke virus corona, pembunuh massal wabah musiman DBD di Indonesia justru luput dari perhatian.

Editor: Rival Almanaf
Muhammad Mahdi Karim via cosmosmagazine.com
Nyamuk Aedes aegypti penyebab demam berdarah, satu di antara penyakit langganan musim hujan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Saat fokus masyarakat Indonesia tertuju ke virus corona, pembunuh massal wabah musiman DBD di Indonesia justru luput dari perhatian.

Setidaknya sejak awal tahun 2020 DBD di NTT sudah menewaskan 32 orang, jika di total seluruh Indonesia sudah ada ratusan korban jiwa akibat penyakit yang ditularkan nyamuk ini.

Sementara virus corona di Indonesia baru secara resmi menjangkiti empat orang dan belum ada korban jiwa.

Jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah.

Hingga saat ini, Minggu (8/3/2020), tercatat ada 32 warga NTT yang meninggal akibat DBD.

RESMI! Pemohon SIM di Jateng Dikenakan Biaya Tambahan Tes Psikologi Rp50.000. Berapa Totalnya?

Presiden Amerika Donald Trump Sebut Angka Laporan Kematian akibat Corona Palsu

Sempat Heboh Karena Tidak Hafal Pancasila, Begini Pembelaan Finalis Putri Indonesia Asal Sumbar

Thalita Latief Baru Saja Jalani Operasi Tumor Tiroid Grade 4, Begini Kondisinya Sekarang

Sementara itu, terdapat 2.697 warga yang sedang dirawat akibat demam berdarah.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan NTT Erlina R Salmun mengatakan, ribuan warga yang menderita DBD itu tersebar di 20 kabupaten dan satu kota.

"Di NTT, hanya Kabupaten Sumba Tengah yang bebas DBD," ujar Erlina kepada Kompas.com, Minggu.

Jumlah penderita DBD yang tertinggi berada di Kabupaten Sikka, yakni sebanyak 1.145 jiwa, dengan korban meninggal sebanyak 13 orang.

Berikut rincian jumlah penderita DBD di NTT:

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved