Teror Virus Corona

Masih Tunggu Hasil Jakarta, Ini Kondisi Terkini Empat Pasien Terduga Suspect Corona di Banyumas

"Hanya tinggal menunggu hasil pemeriksaan spesimen dari Jakarta," ujar Direktur RSUD Prof Dr Margono Soekarjo, Tri Kuncoro.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Wakil Direktur Umum RSUD Banyumas, dr Noegroho Harbani. 

"Kemudian sistem pernapasan juga dalam keadaan normal."

"Kalau dari gejala mayor kemungkinan kecil terinfeksi corona," tambahnya.

Sungai Serayu Meluap, Rumah Warsinah Kebanjiran: Baru Kali Ini Lama Surutnya

Dinkes Banjarnegara: Tolong Laporkan Kami, Kalau Ada Warga Seusai Pulang dari Luar Negeri

Resep Hari Ini, Rutin Minum Susu Kunyit Bisa Cegah Pertumbuhan Kanker, Begini Cara Mudah Bikinnya

Meskipun besar harapan negatif corona, pihaknya akan tetap menunggu pemeriksaan spesimen pasien di Kemenkes.

"Kemungkinan diketahui Senin (9/3/2020)," terangnya.

Kedua pasien itu diketahui adalah seorang pekerja migran Indonesia (PMI) perempuan berusia 44 tahun asal Banyumas.

Dia baru saja pulang dari Hongkong dan diisolasi di RSUD Banyumas, Selasa (3/3/2020).

Pasien kedua berjenis kelamin perempuan berusia 26 tahun.

Masuk ruang isolasi sejak Rabu (4/3/2020) setelah diketahui baru bepergian dari Singapura.

Terpisah, Bupati Banyumas, Achmad Husein mengimbau agar masyarakat tidak panik dan tidak berpikir yang berlebihan.

Perbanyak cuci tangan serta wudhu untuk terhindar dari penuluran virus dan tetap menjaga daya tahan tubuh. 

Mendengar adanya terduga indikasi suspect virus corona di wilayahnya, tenaga kesehatan coba melakukan penelusuran dan pendataan.

Suspect corona tersebut terindentifikasi setelah tim Public Safety Center (PSC) Dinkes Kabupaten Banyumas melakukan pengecekan dan penyisiran di rumah sakit atas perintah Bupati Banyumas.

Tim PSC inilah yang melakukan penyisiran terkait jika ada warga yang diketahui baru saja berasal dari negara-negara outbreak.

Bupati pun memerintahkan untuk tim menyebarkan informasi dan edukasi kepada nasyarakat terkait virus corona atau Covid-19 tersebut.

Bahkan diminta pula untuk dibuat leaflet atau selebaran. 

Hamil Duluan, Faktor Tingginya Permintaan Dispensasi Nikah di Cilacap

Istri Gugat Cerai Suami Makin Tinggi di Cilacap, Dua Bulan Terakhir Sudah Capai 825 Perkara

Alhamdulillah, Niatan Poligami Warga Cilacap Masih Rendah, Cuma Empat Orang di Januari

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved