Berita Purbalingga
Pelantikan Perangkat Desa Bertarif, Capai Rp 80 Juta, Polres Purbalingga: Sisa Uang di Laci Kades
Kasatreskrim Polres Purbalingga, AKP Willy Budiyanto menuturkan, kasus syukuran pelantikan bergulir setelah adanya pemberitaan di media massa.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: deni setiawan
Tidak Diperbolehkan
Di sisi lain, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Purbalingga, Imam Wahyudi menuturkan, pelantikan seharusnya satu rangkaian dengan penjaringan dan penyaringan perangkat.
Pelantikan seharusnya dilaksanakan tanpa membenani perangkat desa terlantik.
"Pengaturan pelantikan sudah jelas. Hanya permasalahannya ada yang berdalih syukuran dengan tarif."
"Itulah yang tidak diperolehkan dan tidak ada dalam aturan," jelasnya.
Imam telah memerintahkan Camat setempat agar kades mengembalikan uang tersebut.
Pihaknya melarang adanya syukuran bertarif.
"Terlantik dibebani biaya aturannya tidak ada. Pelantikan tidak perlu mewah."
"Pemda melantik kepala Dinpendukcapil juga tanpa ada biaya. Langsung disumpah dan diberi amanat, selesai sudah," tukasnya.
Habis Rp 80 Juta
Sebelumnya sempat ramai menjadi perbincangan publik terkait syukuran pelantikan perangkat Desa Bojanegara, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga yang menghabiskan uang Rp 80 juta.
Polres Purbalingga menemukan barang bukti uang yang tersimpan di laci meja Kades setempat.
Kades Bojanegara, Sugiyarti menuturkan, syukuran pelantikan yang menghabiskan biaya Rp 80 juta merupakan kesepakatan dari perangkat desa terlantik.
Mereka yang terlantik memberikan kuasa kepada Kades untuk mengelola dan mengatur kegiatan.
"Tapi ketika Badan Permusyawaratan Desa (BPD) meminta untuk dikembalikan. Saya sudah kembalikan," tutur dia saat ditemui di kantornya, Rabu (4/3/2020).
• Hamil Duluan, Faktor Tingginya Permintaan Dispensasi Nikah di Cilacap
• Istri Gugat Cerai Suami Makin Tinggi di Cilacap, Dua Bulan Terakhir Sudah Capai 825 Perkara
• Alhamdulillah, Niatan Poligami Warga Cilacap Masih Rendah, Cuma Empat Orang di Januari
• VIDEO: Wilayah Boyolali Diguyur Hujan Abu setelah Gunung Merapi Erupsi