Senin, 27 April 2026

Teror Virus Corona

RSUP Kariadi Rawat 3 Pasien SUspect Corona, Taraf Pengawasan. Ini Keterangan Resmi Rumah Sakit

RSUP dr Kariadi Semarang merawat tiga pasien, dalam taraf pengawasan virus Covid-19. Tiga pasien tersebut datang di rumah sakit Rabu-Kamis (19-20/2)

Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Tim medis melakukan penanganan darurat pasien yang diindikasi terjangkit Virus Corona di Ruang Isolasi Khusus Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Kariadi saat simulasi penanganan wabah Virus Corona (nCoV) di Bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/1/2020). Berbagai simulasi penanganan yang dilakukan oleh RSUP Kariadi bersama Dinas Kesehatan Pemprov Jateng dan sejumlah rumah sakit di Kota Semarang tersebut sebagai antisipasi kesiapsiagaan perangkat medis dalam penanganan wabah Virus Corona tersebut. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - RSUP dr Kariadi Semarang merawat tiga pasien, dalam taraf pengawasan virus Covid-19.

Tiga pasien tersebut datang di rumah sakit tersebut pada Rabu (19/2) dan pada Kamis (20/2).

Direktur Medik dan Perawatan RSUP dr Kariadi Semarang, dr Agoes Oerip Poerwoko, mengatakan bahwa pasien tersebut saat ini masih menjalani observasi terhadap virus tersebut.

UPDATE BPD DIY: Korban Susur Sungai Pelajar SMPN 1 Turi, 7 Siswa Ditemukan Tewas

Berikut Jadwal acara TV, Sabtu 22 Februari 2020 - Film Maggie dan Vertical Limit

Fahri Hamzah Gusar, PKS Tak Patuhi Putusan Pengadilan Bayar Ganti Rugi Rp30 M. Siapkan Gugatan Ini

Bocah Tersengat Listrik Saat Bermain di Taman di Semarang Meninggal Tepat di Hari Ulang Tahun

Menurutnya, pihak rumah sakit belum dapat menyimpulkan karena menunggu hasil observasi yang dilakukan tersebut.

"Pasien tersebut yakni dua dari Warga negara Indonesia dan satu dari warga negara asing yakni Jepang."

"Dari riwayat perjalanan, sebelumnya mereka memang dari luar negeri," ujarnya Jum'at (21/2).

Ia menambahkan semua pasien pengawasan tersebut datang ke rumah sakit karena mempunyai gejala-gejala seperti sesak nafas, batuk atau demam.

5 Ekor Harimau Sumatra Berkeliaran di Sektiar Kantor Kecamatan. Ini Pesan Camat kepada Warga

Saat ini kondisi pasien tersebut yakni dua di antaranya masih mengalami gangguan pernafasan sedangkan satu pasien masih dalam kondisi stabil.

Pihaknya pun akan terus melakukan pengawasan terhadap perkembangan kondisi pasien sembari menunggu hasil observasi yang pihaknya lakukan.

"Jadi ketiga pasien sebelumnya tidak melakukan perjalanan dari Tiongkok. Namun dua di antaranya datang dari timur tengah sedangkan satu datang dari Jepang," ujarnya.

Remaja Diduga Diperkosa Oknum PNS Minta Perlindungan LPSK

Terungkap Alasan Xavi Menolak Tawaran Barcelona

Asyik Berduaan di Dalam Rumah, Pria Portugal dan Janda Ini Digrebeg Warga. Sempat Disiram Air Got

Rektor Unnes Mangkir, Debat Publik Batal. BEM-KM: Kami Hanya Ingin Punya Pemimpin Berintegritas

Adapun warga Jepang tersebut merupakan Tenaga Kerja Asing yang bekerja di Jepara. Sedang yang WNI merupakan warga luar Semarang.

"Pasien yang dari Jepang itu dari perusahaan di Jepara, sedangkan dua lainnya mendapatkan rujukan dari RSUD setempat," pungkasnya. (dap)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved