Breaking News:

Berita Purworejo

Tiga Siswa Penganiaya di SMP Muhammadiyah Butuh Tidak Ditahan dan Bisa Langsung Bebas, Ini Alasannya

Tiga siswa yang sudah menjadi tersangka kasus dugaan perundungan di sebuah SMP di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, tidak ditahan.

Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Screenshot video aksi bully siswi oleh siswa di SMP Muhammadiyah Butuh Purworejo, belum lama ini. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOREJO - Tiga siswa yang sudah menjadi tersangka kasus dugaan perundungan di sebuah SMP di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, tidak ditahan.

Kapolres Purworejo AKBP Rizal Marito menjelaskan, sesuai dengan UU Sistem Pidana Peradilan Anak (SPPA) salah satu syarat penahanan adalah jika ancaman hukuman 7 tahun atau lebih.

Sementara dalam kasus ini, penyidik memakai UU Perlindungan Anak Pasal 76c yaitu tentang tindak kekerasan terhadap anak.

Adapun pidana yang disangkakan Pasal 80 dengan ancaman hukuman 3 tahun 6 bulan.

Jadwal Final Bulutangkis Kejuaraan Beregu Asia 2020 Antara Indonesia Melawan Malaysia

Betrand Peto Disunat, Jordi Onsu Berikan Kado Istimewa

Nikmatnya Menyeruput Kopi Sembari Menunggu Kereta di Loko Coffee Shop Purwokerto

Kisah Perempuan di Banyumas yang Terpasung Selama 20 Tahun, Kini Telah Dibebaskan Pemerintah

"Dengan ancaman hukuman tersebut, jelas tersangka tidak boleh ditahan," kata Rizal di kantornya, Sabtu (15/2/2020).

Dia menambahkan, para tersangka juga memiliki hak diversi, namun tergantung pihak korban apakah mau berdamai atau terus hingga tahap persidangan.

"Dalam KUHP ada syarat obyektif dan subyektif dalam melakukan penahanan terhadap tersangka," katanya.

Dijelaskan Rizal, syarat obyektif penahanan dilakukan pada tersangka yang diancam hukuman paling sedikit lima tahun atau terhadap pasal-pasal khusus.

Sedangkan syarat subyektif apabila penyidik mempertimbangkan tersangka akan melahirkan diri, mengulangi perbuatan dan menghilangkan barang bukti.

"Ketiga tersangka kasus bullying Purworejo ini dianggap tidak mungkin melarikan diri karena orangtua tinggal di Kecamatan Butuh," tutur Rizal.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved