Berita Regional

Cegah Aksi Bullying di Lingkungan Sekolah, SMP di Samarinda Ini Pasang 33 CCTV

Cegah Aksi Bullying di Lingkungan Sekolah, SMP di Samarinda Ini Pasang 33 CCTV. kamera pengawas yang ada di SMPN 21 Samarinda ini dipasang tersebar

Istimewa
Kepala SMPN 21 Siswanto saat menunjukan ruang pantau kamera CCTV. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SAMARINDA - Aksi bullying atau perisakan dalam dunia pendidikan kembali menyedot perhatian publik di Indonesia.

Terbaru, ada kasus seorang siswi sebuah sekolah menengah pertama (SMP) swasta di Purworejo, Jawa Tengah (Jateng), menjadi korban perundungan tiga pelajar laki-laki yang merupakan kakak kelas korban.

Rekaman video aksi ini secara cepat menyebar ke berbagai penjuru Tanah Air, melalui media sosial (medsos) dan pesan berantai.

Lalu apa langkah yang dilakukan sekolah untuk mencegah aksi bullying terhadap peserta didiknya?

SMP Negeri 21 di Samarinda, Kalimantan Timur, memasang 33 unit Closed Circuit Television  (CCTV) di dalam maupun luar ruangan kelas.

Bermula dari Rasa Penasaran Arahan Pramugari, PMP Diblakslist Wings Air hingga Terancam Dipenjara

Perempuan Muda Ini Tewas Gantung Diri di Rumah Pastor, Tinggalkan Surat Wasiat untuk Keluarga

Yang Mulia Ketua Komplotan Penipu Antarpula Berkedok Loloskan CPNS Diringkus Polres Kebumen

Warga Purbalingga Sardiono Jadikan Akik untuk Percantik Mebel Produksinya. Seperti Apa? Ini Fotonya

Pantauan CCTV itu sudah memberi banyak manfaat bagi sekolah ini.

Kepala SMPN 21 Siswanto mengatakan selain sebagai antisipasi aksi perundungan alias bullying, keberadaan CCTV itu juga memantau interaksi guru dan siswa dalam kelas, termasuk memantau guru yang terlambat masuk kelas.

Bahkan kamera pemantau itu pernah mengungkap kehilangan uang dan laptop siswa dalam kelas.

"Ada siswa kita yang hilang duit Rp50.000, ternyata diambil temannya. Ketahuan lewat CCTV, kita panggil baik-baik beri binaan," kata dia saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (15/2/2020).

Kemudian, kasus lain laptop seorang siswa ketinggalan dalam kelas. Setelah dicari ternyata disimpankan oleh temannya. Semua terpantau lewat kamera CCTV.

Kini Arab Saudi Izinkan Perempuan Berpartisipasi dalam Turnamen Permainan Kartu Baloot

Pantauan kamera pun bisa melihat interaksi siswa dan guru. Jika ada guru yang tidak masuk jam pelajaran tertentu terpantau lewat CCTV.

Manfaat lain, kata dia pemasangan CCTV juga memantau aksi perkelahian antarsiswa, bullying, pemukulan, hingga ancaman lainnya baik dari dalam sekolah maupun luar sekolah.

"Sejauh ini belum ada. Tapi kalau ada kita langsung pantau dan ambil tindakan," jelasnya.

Dari 33 CCTV tersebut sekolah menganggarkan melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) daerah dan nasional sejak 2018 sampai 2019.

Bermula dari Aksi Palak hingga Laporan ke Guru, Begini Kronologi Perisakan Siswi SMP di Purworejo

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved