Berita Regional
Cegah Aksi Bullying di Lingkungan Sekolah, SMP di Samarinda Ini Pasang 33 CCTV
Cegah Aksi Bullying di Lingkungan Sekolah, SMP di Samarinda Ini Pasang 33 CCTV. kamera pengawas yang ada di SMPN 21 Samarinda ini dipasang tersebar
"Tlg sebarin aduh benar sakit hati menangis mimin liat kaya gini.Kelakuan bejad anak² jaman sekarang
Sekolah tuh buat nuntut ilmu bentuk karakter supaya baik bukan malah kelakuan kaya preman
Ngebully anak org apalagi anak perempuan main pukul main tendang emang kalian pikir itu ga sakitt...
Tolong Viralkan biar anak² bego divideo ini di DO aja dari sekolahnya apalagi anak cewe yg dibully ini kekurangan ga kaya anak normal
Kejadiannya di SMP Muhammadiyah Butuh, Purworejo, Jawa Tengah."
Ketiga Pelaku Perisakan Jadi Tersangka
Polres Purworejo akhirnya menetapkan tiga siswa pelaku bullying terhadap seorang siswi yang merupakan adik kelas mereka, sebagai tersangka.
Ketiga tersangka perisakan dan korban sama-sama berstatus sebagai anak didik SMP Muhammadiyah Butuh, Purworejo.
Tersangka dikenakan Pasal 80 UU 17/2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU 1/2016 tentang perubahan kedua atas UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 3 tahun 6 bulan kurungan.
Kapolres Purworejo AKBP Rizal Marito, mengatakan kepolisian mulanya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya kekerasan di lingkungan sekolah itu.
Laporan itu ditindaklanjuti anggotanya dengan penyelidikan.
Rizal mengatakan, dari hasil visum terhadap korban, ditemukan luka lebam di pinggang sebelah kanan korban.
"Tapi tidak mengganggu aktivitas anak," katanya.
• Apa Kabar Zikria Dzatil Penghina Risma? Laporan Dicabut, Bisa Bebas Asalkan Penuhi Syarat Ini
• Heboh Gambar Palu Arit di Padamara Purbalingga, Ini Pengakuan Petugas Pengukur Jalan
• Selisih Usia 19 Tahun, Ini Lho Sosok Gadis Aceh yang Bakal Dipersunting Sahrul Gunawan
• Setelah Videonya Viral, Pengamen Ini Bakal Dipertemukan dengan Band Scorpions: Sudah Dikondisikan
Rizal mengungkap, dari hasil pemeriksaan terhadap ketiga tersangka, kejadian itu berawal ketika mereka meminta sejumlah uang senilai Rp2 ribu kepada korban.
Ternyata korban diam-diam melaporkan aksi pemalakan itu kepada guru sekolah tersebut.
Tersangka rupanya tidak terima karena diadukan ke sang guru.
Pada sela pergantian jam sekolah, Selasa (11/2), para pelaku melampiaskan kemarahannya kepada CA di kelas.
"Karena tidak senang akhirnya diperlakukan seperti itu," katanya. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul SMP di Samarinda Pasang CCTV untuk Pantau Bullying, Kehadiran Guru, hingga Ungkap Pencurian
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/cctv-smpn-21-samarinda.jpg)