Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas Hadirkan Saksi Kunci, Tangis Minah Pecah Peluk Ibunya

Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas Hadirkan Saksi Kunci, Tangis Minah Pecah Peluk Ibunya

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
Tribunbanyumas.com/Permata Putra Sejati
Saminah alias Minah (53) dan anaknya Irvan Firmansyah alias Irvan (32) dan Achmad Saputra alias Putra (27) saat bersalaman dan bersimpuh dengan Misem yang dihadirkan sebagai saksi pada, Rabu (5/2/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Sidang lanjutan kasus pembunuhan satu keluarga di Banyumas kembali di gelar pada Rabu (5/2/2020) sekira pukul 11.00 WIB.

Kasus pembunuhan satu keluarga yang kerangkanya ditemukan terkubur di kebun belakang rumah menjalani sidang kembali di Pengadilan Negeri (PN) Banyumas.

Keempat terdakwa tersebut adalah Saminah alias Minah (53) dan ketiga anaknya, yaitu Sania Roulitas (37) alias Sania, Irvan Firmansyah alias Irvan (32) dan Achmad Saputra alias Putra (27).

Agenda sidang kali ini adalah mendengarkan keterangan saksi penting, yaitu ibunda dari tersangka Saminah sekaligus para korban, yaitu Misem (76).

Pada saat persidangan Misem meminta agar ditemani oleh anak keempatnya, yaitu Edi Pranoto.

Meskipun sudah lanjut usia, Misem masih dapat berkomunikasi dengan baik dan mampu menjawab setiap pertanyaan majelis hakim.

Sidang dipimpin oleh Hakim Ketua Ardhianti Prihastuti serta Hakim Anggota Tri Wahyudi dan Randi Jastian Afandi.

Majelis hakim bertanya kepada Misem, terkait perkara pembunuhan yang melibatkan anaknya Minah dan cucu-cucunya.

Majelis hakim bertanya dengan menggunakan bahasa campuran Indonesia dan Banyumasan.

Misem menjawab, bahwa awal mula ditemukan tengkorak adalah ketika dia memerintahkan Rasman membersihkan pekarangan belakang rumah.

"Iya benar saya memerintahkan Rasman bersih-bersih rumah bagian belakang, batu-batunya besar," ujar Misem dalam persidangan, Rabu (5/2/2020).

Bahkan Misem juga dapat menjelaskan secara lengkap siapa saja korban yang tekubur dibelakang rumahnya itu.

"Mereka itu ya Supratno, Sugiyono, Heri, dan Vivin," ujar Misem.

Misem dapat menjelaskan secara runtut siapa saja anak dan cucunya itu.

Namun demikian, ia lupa terkait kapan anak dan cucunya itu menghilang dan sudah tidak ada di rumah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved