Selasa, 14 April 2026

Kisah Presiden Soekarno Ditipu Pasangan Raja dan Ratu Palsu, Idrus - Markonah

siapa nyana, presiden pertama indonesia, seokarno pernah tertipu oleh pasangan raja -ratu fiktif: idrus dan markonah.

Istimewa/Dok.Hotel Indonesia
Presiden RI Soekarno menggunting pita pembukaan Hotel Indonesia (5/8/1962). 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Beberapa waktu belakangan ini, perhatian publik tersedot oleh kabar maraknya kemunculan sejumlah keraton fiktif, di beberapa kota di Indonesia.

Mulai dari Kerajaan Agung Sejagat (KAS) Purworejo, di Jawa Tengah (Jateng); Sunda Empire di Bandung, Jawa Barat; hingga yang terbaru adalah King of The King, Mister Dony Pedro, yang mengkalim punya kekayaan hingga Rp60.000 triliun.

Tak sedikit yang telah tertipu oleh pasangan raja - ratu palsu, sehingga rela mendaftarkan diri sebagai anggota, dengan membayar sejumlah rupiah sebagai kompensasi. 

Rupanya, tak cuma warga biasa saja yang mudah tertipu raja-raja palsu itu.

Terungkap! Sosok Tertinggi Sunda Empire Kekaisaran Matahari adalah Bunda Ratu. Seperti Apa Dia?

Ingin Vila di Bali, Putri Arab Saudi Lolowah Tertipu Rp512 Miliar. Begini Kronologi Versi Polisi

TVRI Pilih Siarkan Liga Inggris? Helmy Yahya: Hak Siar Liga Indonesia 4 Kali Lipat Lebih Mahal

Polisi akan Periksa Kejiwaan Tiga Petinggi Sunda Empire. Punya 1.000 Pengikut, Tak Punya Istana

Siapa nyana, Presiden pertama RI Soekarno juga pernah mengalaminya. Bahkan, sang raja dan ratu fiktif itu disambut bak tamu penting di Istana Kepresidenan.

Siapakah raja dan ratu fiktif yang berhasil memperdayai orang nomor satu negeri ini?

Mereka adalah Idris dan Markonah. Keduanya mengaku sebagai raja dan ratu dari suku Anak Dalam di wilayah Lampung.

Sejarawan alumnus Universitas Pramadina Hendri F Isnaeni seperti dikutip Kompas tanggal 26 Februari 2017 mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar tahun 1950-an.

Sunda Empire Kekaisaran Matahari Runtuh? Rangga Sasana hingga Nasri Banks Diringkus Polisi

Saat itu, Soekarno mudah percaya karena "raja" dan "ratu" itu berniat menyumbang harta benda mereka untuk merebut Irian Barat dari kekuasaan Belanda.

Niat keduanya pun disorot sejumlah media massa. Bahkan, keduanya juga diundang Presiden Soekarno ke Istana Merdeka.

“Raja Idrus dan Ratu Markonah mendapat liputan media massa besar-besaran. Mereka juga sempat diterima Presiden Soekarno di Istana,” ungkap Hendri.

Keceplosan bahasa Jawa Penampilan Ratu Markonah juga tak kalah menarik perhatian. Markonah yang menjabat sebagai permaisuri Raja Idrus selalu memakai kaca mata hitam saat tampil di hadapan publik.

Sudah Siapkan Opsi Evakuasi WNI dari Wuhan, Kenapa Belum Dilakukan? Ini Penjelasan Jokowi

Namun, tak butuh lama, identitas asli Raja Idrus dan Ratu Markonah pun terungkap. Media massa mulai mengulik latar belakang tamu istimewa Bung Karno itu.

Setelah ditelusuri, ternyata mereka bukan raja dan ratu dari suku Anak Dalam. Asal usul Ratu Markonah juga akhirnya terbongkar setelah dia secara tidak sengaja menggunakan bahasa Jawa.

Fakta yang diketahui kemudian, Idrus dan Markonah adalah warga biasa.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved