Kisah Bunga, Pelajar SD yang Kehilangan Masa Depan Setelah Diculik dan Dicabuli Tukang Pijatnya

Seorang siswi SD di Kabupaten Cianjur harus kehilangan masa depannya setelah menjadi korban penculikan dan pencabulan.

Editor: Rival Almanaf
Tribun Medan
Ilustrasi pencabulan 

Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap SF (57) di kediamannya Kampung Cilandak, Desa Wangunjaya, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (23/01/2020).

Terungkap! Peneliti Temukan Asal Muasal Virus Corona. Simak, Begini Penjelasan Ahli

SD Terbakar, Perempuan Ini Menangis di Samping Uang Ratusan Juta yang Hangus. Ini Sebabnya

Video Heboh PNS Curi 39 Tablet di SMPN 4 Purwanegara

Jadwal Acara TV Trans TV Indosiar, SCTV, GTV TVRI Rabu 29 Januari

Ia diringkus karena menculik dan mencabuli gadis di bawah umur, sejak 2016 lalu.

Dari informasi polisi, tersangka membawa kabur korban dengan modus meminta bantuan untuk dipijat.

Tersangka memang dikenal punya kemampuan memijat, sehingga orangtua tidak menaruh curiga atas permintaan tersangka.

Namun, sejak itu korban tidak pulang ke rumah, sehingga orangtuanya mencari keberadaan korban, namun ternyata telah dibawa kabur tersangka.

Mereka pun lantas melaporkan perkara tersebut ke polsek setempat, hingga SF masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan", 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved