Senin, 13 April 2026

Teror Virus Corona

Negatif Corona, Dua Turis China di Bali Kembali ke Tiongkok

3pasien yang sebelumnya dikhawatirkan terpapar corona, dinyatakan negatif. Ini berdasarkan hasil uji laboratorium. Indonesia sampai saat ini negatif

KOMPAS.com/HADI MAULANA
Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tanjungpinang menyiagakan petugas dan empat thermal scanner mencegah virus Corona masuk ke Tanjungpinang dan Bintan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Indoensia hingga saat ini masih steril dari virus corona. Hal ini setelah beberapa pasien yang sebelumnya diduga terpaapr virus corona, dinyatakan negatif berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium.

Sebelum ini, setidaknya ada tiga orang pasien yang sempat diduga terpapar virus yang pertama menyebar di Wuhan, China.

Satu pasien di RSPI Suianti Suroso, dan dua lainnya sempat dirawat di RSUP Sanglah, Denpasar, Bali.

Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan dr Anung Sugihantono memastikan seorang pasien Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso negatif virus corona. 

Soal Sengketa dengan China di Perairan Natuna, Indonesia Tolak Ajakan Koalisi Amerika

Kesimpangsiuran Soal Harun Masiku, Ombudsman Panggil Yasonna Laoly

Pemkot Solo Ajukan Anggaran Rp25 Miliar untuk Renovasi 5 Lapangan Pendamping Piala Dunia U-20

22 Kapal Nelayan di Atas 100 GT Siap Melaut ke Natuna. HNSI: Kami Menuggu Komando

"Dari hasil uji laboratorium pasien yang bersangkutan dinyatakan negatif virus corona," ungkap dr Anung ketika dikonfirmasi, Sabtu (25/1).

Sebelumnya, pihak RSPI Sulianti Saroso melalui dr Diany menyatakan hasil pemeriksaan terhadap pasien yang semula diduga terinfeksi virus corona baru akan keluar dalam dua atau tiga hari ke depan.

Anung Sugihantono menegaskan hasil pemeriksaan terhadap pasien itu sudah keluar."Sudah keluar (hasil uji laboratorium), makanya ada pernyataan bukan virus corona," katanya.

Namun demikian dr Anung enggan membeberkan detail penyakit yang sebenarnya diderita oleh pasien tersebut. Menurutnya, adalah ranah RSPI Sulianti Saroso untuk memberi keterangan mengenai detail penyakit yang sebenarnya diderita oleh pasien.

Mengunjungi Monumen Tempat Lahir Panglima Besar Jenderal Soedirman. Ada Benda Bersejarah Apa Saja?

"Tanyakan ke RSPI, saya tidak boleh membuka rahasia pasien (RSPI) karena bukan dokter yang merawat," ujarnya

Sehari sebelumnya RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta, menerbitkan sebuah surat klarifikasi resmi terkait kondisi pasien yang diduga terkena virus corona. Dalam surat klarifikasi resmi itu RSPI menyatakan pasien tersebut negatif virus corona.

Surat yang beredar tersebut ditandatangani oleh dr Dyani Kusumowardhani, SpA selaku Direktur Medik dan Keperawatan RSPI Sulianti Saroso.

"Bersama ini kami ingin melakukan klarifikasi informasi tentang pasien yang saat ini dirawat di RSPI Prof dr Sulianti Saroso. Pasien tersebut bukan suspect nCoV. Hasil pemeriksaan PCR menunjukkan negative corona virus," kata dr Dyani dalam suratnya.

Seram! Dahan Beringin di Kuburan Slatri Banjarnegara Tumbang, Truk yang Melintas Mendadak Mogok

Dari Bali dilaporkan dua turis asal China berinisial YM (6) dan QCM (4) yang sebelumnya sempat dirawat di RSUP Sanglah, Denpasar, dinyatakan negatif virus corona dan diperbolehkan pulang.

"Semua hasil laboratorium negatif, keduanya pulang hari ini (Sabtu, 25/1/2020) sekira pukul 15.00 Wita dan kondisinya sudah sehat," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr Ketut Suarjaya, di Denpasar, Sabtu.

Ia mengatakan kedua turis asing yang masih anak-anak asal Shandong, China, ini sudah keluar dari rumah sakit dan kemudian kembali ke negaranya. "Untuk pembiayaannya ditanggung sendiri oleh masing-masing pasien," katanya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved