Breaking News:

Wapres: Pentingnya Canangkan Pendidikan Literasi Sejak Dini, Tangkal Hoaks dan Isu SARA

Wapres RI, KH Ma'ruf Amin, menyinggung pentingnya pendidikan literasi sejak dini. Ini agar masyarkat tak mudah termakan hoaks dan isu SARA

SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
PENCEGAHAN STUNTING - Wakil Presiden RI, Maaruf Amin bersama istri dan Bupati Malang, Sanusi menyapa balita dalam peninjauan pencegahan stunting di Balai Desa Tangkilsari, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Rabu (27/11/2019). Kunjungan ini melihat langsung upaya pencegahan stunting berbasis masyarakat yang merupakan program pemerintah untuk menekan angka stunting yang mencapai level 27 persen. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyinggung pentingnya pendidikan literasi ati-hoaks sejak dini.

Menurut dia, maraknya peredaran berita hoaks menimbulkan keresahan-keresahan di masyarakat. 

Karena itu, ia sepenuhnya mendukung langkah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), mencanangkan pendidikan literasi sejak dini.

Pengakuan Pengasuh PAUD yang Jadi Tersangka Kasus Jenazah Balita Tanpa Kepala: Tidak Sampai 5 Menit

Kesaksian di Sidang Pembantaian 1 Keluarga di Banyumas: Saat Kain Hitam Ditarik Tengkorak Menyembul

Kawasan Cagar Budaya Dieng Terdesak Pembangunan, Heni: Harus Ada Upaya Penyelamatan atau Hancur

Akhirnya, Pemkab Banjarnegara Usulkan Anggaran Perbaikan Jalan Tungkep di Purbasari Karangjambu

"Kita sudah mulai sejak awal. Kita memang ingin membangun masyarakat yang rukun, berkarakter, maka itu sejak di tingkat pendidikan paling bawah oleh Kemendikbud sudah dicanangkan, salah satunya pusat penguatan karakter," ujar Ma'ruf di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2020).

Ia mengatakan, pendidikan sejak dini dibutuhkan agar di kemudian hari generasi penerus bisa menangkal hoaks, isu suku agama ras dan atargolongan (SARA), hingga radikalisme.

Kades Pubasari: Jalan Tungkep Disurvei Sejak Era Tasdi, Sampai Sekarang Tidak Ada Perubahan

Dewas TVRI Sebut Tayangan Liga Inggris dan Discovery Channel Tak Sesuai Jati Diri Bangsa

Selain itu, kata Ma'ruf, agar tidak ada lagi masyarakat yang mempersoalkan ideologi negara, yakni Pancasila.

"Dan tentu saja soal kompetensi. Jadi kita sejak dini suda mulai menanamkan supaya tidak ada lagi hal-hal yang menimbulkan keresahan, isu-isu SARA, hoaks, dan radikalisme," kata dia.

Selain itu, Ma'ruf mengatakan, tak menutup kemungkinan hoaks dan isu-isu SARA akan kembali muncul, mengingat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 akan digelar.

Selama 20129 Ada 24 Korban Tewas Laka Air di Kebumen, Dua Belum Ditemukan

Siap-Siap, Selasa Depan Pelamar CPNS di Banyumas Ikuti Tes SKD, Ini Lokasi, Syarat dan Ketentuannya

Draf RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Beredar dan Jadi Polemik, Pemerintah Beri Klarifikasi

Soal Pengakuan Lutfi Disiksa Oknum Penyidik, Polisi: Nggak Mungkin, Dia Ngaku Setelah Lihat Video

Oleh karena itu, pemerintah terus melakukan berbagai upaya pencegahan dari berbagai bidang.

"Kita edukasi masyarakat melalui berbagai kelembagaan, termasuk KPU, pemerintah daerah, dan aparat keamanan," kata dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Wapres: Pendidikan Literasi Anti-Hoaks Sudah Dicanangkan sejak Dini 

Editor: yayan isro roziki
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved