Breaking News:

Selama 20129 Ada 24 Korban Tewas Laka Air di Kebumen, Dua Belum Ditemukan

Selama kurun waktu 2019, terjadi 20 kasus kecelakaan air, menelan 24 korban tewas. 2 di antaranya hilang dan sampai saat ini belum ditemukan

Penulis: khoirul muzaki | Editor: yayan isro roziki
istimewa
Ilustrasi tim SAR gabungan mencari korban laka air di Kebumen. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Wilayah Kabupaten Kebumen dilintasi beberapa sungai besar yang bermuara di pantai selatan.

Di ujung selatan kabupaten itu, Samudera Hindia membentang luas.

Luasnya wilayah perairan di daerah itu tak ayal melahirkan kerawanan tersendiri.

Ganasnya arus sungai hingga ombak pantai selatan yang galak menjadi ancaman tersendiri bagi masyarakat di sekitarnya.

Dewas TVRI Sebut Tayangan Liga Inggris dan Discovery Channel Tak Sesuai Jati Diri Bangsa

Siap-Siap, Selasa Depan Pelamar CPNS di Banyumas Ikuti Tes SKD, Ini Lokasi, Syarat dan Ketentuannya

Siswi SMP Tepergok Hendak Sayat Tangannya, Terungkap Kisah Pilu yang Membuatnya Mau Mengakhiri Hidup

Polemik Pemecetan Helmy Yahya, Sejumlah Karyawan TVRI Segel Ruangan. Dewas: Itu Penggiringan Opini

Sejumlah kasus kecelakaan air pun kerap terjadi sebab aktivitas warga di perairan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen mencatat, sepanjang tahu 2019 lalu, terdapat 20 korban peristiwa kecelakaan air di Kebumen.

Bako Humas BPBD Kebumen Heri Purwoto mengatakan, awal tahun 2020, bulan Januari, empat orang kembali menjadi korban kecelakaan air di Kebumen.

Terakhir, seorang pemancing di pantai Desa Karangbolong dilaporkan hanyut tersapu ombak, Rabu (15/1) lalu.

Cerita Lengkap Kronologi Pembajakan SIM Card Seluler Ilham Bintang Hingga Rekeningnya Bobol

Ia gagal terseret ombak saat memancing di atas batu karang sekitar Goa Lawa yang menghadap pantai.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved