Breaking News:

Pria Ini Kecewa Bayar Mahal Tarif Tol Namun Mobilnya Rusak Akibat Jalan Berlubang

Sejak turun musim hujan di wilayah Kota Semarang dan sekitarnya, banyak jalan yang mulai berlubang maupun rusak.

Penulis: faisal affan | Editor: Rival Almanaf
Tribunbanyumas.com/ Faisal Affan
Kondisi jalan rusak di rest area tol KM 429 B membuat pengendara harus berhati-hati ketika melaluinya. Rusaknya jalan sudah berlangsung sejak mulai awal musim hujan namun belum ada perbaikan dari pengelola tol Trans Marga Jateng. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejak turun musim hujan di wilayah Kota Semarang dan sekitarnya, banyak jalan yang mulai berlubang maupun rusak.

Satu di antaranya yang ada di rest area tol KM 429 B.

Akibat jalan rusak tersebut, ada satu di antara pengendara yang menjadi korban.

Karena saking dalamnya, mobil yang dia kendarai harus rela mengalami kebocoran oli mesin.

"Iya tadi saya dengar ada suara keras setelah lewat jalan itu. Saya pikir tidak masalah. Tapi setelah salat mau melanjutkan perjalanan, kok oli sudah bocor dan habis," terang Kusuma, Minggu (19/1/2020).

Chord Kunci Gitar Lagu Ku Tak Bisa Slank

Conor McGregor Langsung Lumpuhkan Lawan Dalam 40 Detik Usai Kembali dari Cuti

Karena tidak bisa melanjutkan perjalanan, akhirnya Kusuma memutuskan untuk menelpon call center pengelola tol Trans Marga Jateng.

Selang dua jam, mobil derek pun tiba dan membawa mobilnya ke bengkel terdekat.

"Harusnya pengelola jalan tol tanggap jika ada jalan yang rusak. Kalau sudah begini yang rugi pasti kan kami ini sebagai pengguna jalan tol. Buat apa saya bayar mahal tarif tol kalau jalan rusak saja tidak segera diperbaiki," tegasnya.

Berdasar pengamatan di lokasi, banyak pengendara yang harus rela menghindari lubang tersebut.

Tentu tujuannya tak lain supaya mobil yang dikendarai tidak bernasib sial seperti yang dialami Kusuma.

Jalan Baru di Banyumas Itu Bernama Ahmad Dahlan, Begini Cerita di Balik Nama

Keren, Bupati Banyumas Menciptakan Mesin Pencacah dan Pemilah Sampah, Begini Cara Kerjanya

Menurut keterangan petugas yang ada di lokasi, kondisi jalan rusak di rest area tol KM 429 B sudah diketahui sejak akhir Desember 2019.

"Sudah saya informasikan kepada pihak pengelola. Tapi saya juga tidak tahu kenapa sampai sekarang belum dibenahi," ujar pria yang tak mau disebut namanya ini.

Ia berharap sebelum ada korban lain, sebaiknya jalan di rest area tersebut bisa segera dibenahi.

"Jeleknya orang Indonesia, kalau sudah kejadian baru mau diatasi. Kenapa kok tidak dari dulu gitu hlo," pungkasnya.(afn)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved