Setelah Mencuatnya Kasus Jiwasraya dan Asabri, Menteri BUMN Erick Thohir Sering Dapat Ancaman
Mencuatnya kabar dugaan korupsi dua perusahaan asuransi: Jiwasraya dan Asabri, membuat menteri BUMN Erick Thohir, sering mendapat ancaman
TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Pascamencuatnya kabar dugaan korupsi yang membelit dua perusahaan asuransi berperlat merah: Jiwasraya dan Asabri, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku kerap mendapat ancaman.
Bahkan, menurut dia, ancama sudah mulai banyak berdatangan sejak ia menduduki kursi menteri.
Namun, Erick mengatakan, ia tak gentar dalam menghadapi ancaman yang kerap kali datang menghampiri.
• Nasib Rohayah, Lumpuh dan 3 Tahun Tinggal Sendrian di Kandang Ayam
• BNN Jateng Paparkan Peta Rawan Narkoba, Ganjar Justru Kaget Obat Batuk untuk Ngefly
• Menkum HAM Yasonna Laoly Masuk Tim Hukum PDIP Lawan KPK, Ini Kata Presiden Jokowi
• Ada Kasultanan Keraton Pajang di Solo Raya. Klaim Eksistensinya Diakui Pemeritah
“(Ancaman sudah menjadi) makanan sehari-hari, apalagi ada (kasus) Jiwasraya dan Asabri,” ujar Erick dalam sebuah diskusi di Jakarta, Jumat (17/1/2020).
Kendati begitu, Erick tak mau merinci apa bentuk ancaman yang dia terima setelah menjabat sebagai menteri.
Dia hanya mengatakan, ancaman yang didapat dirinya tak menyurutkan langkahnya untuk memperbaiki BUMN.
• Ilmuwan Cilik dari Seluruh Indonesia Beradu dalam Air Force Fair 2020 di Purwokerto
• Ngaku Jadi Nabi Terakhir, Sholat Zakat Puasa Tak Wajib, Paruru Banyak Pura-puranya saat di Penjara
“Tapi kita lillahi ta'ala saja, kerja yang terbaik saja,” kata Erick.
Mantan pemilik klub sepak bola Inter Milan itu pun mengaku lebih senang menjadi seorang pengusaha ketimbang menjadi menteri.
“(Lebih enak jadi) pengusaha. (Jadi pengusaha) bisa lebih bebas,” ucap dia.
• Banggar DPRD Purbalingga Sidak Tiga Mega Proyek. Ini Hasil dan Rekomendasinya
• Viral Makan 2 Ekor Ayam Dihargai Rp 800 Ribu, Pemilik Rumah Makan Beberkan Alasan Naikkan Harga
Di masa Erick Thohir menjabat menteri, masalah yang membelit PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero) tengah mencuat.
Masalah bersumber dari penempatan portofolio investasi pada saham-saham gorengan.
Nilai saham yang diinvestasikan oleh kedua perusahaan tersebut merosot yang membuat aset perusahaan mengalami penyusutan drastis.
Masalah kerugian dalam laporan keuangan pun membuat perusahaan terancam gagal bayar polis kepada masing-masing nasabah. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Erick Thohir Akui Dapat Ancaman Setelah Ada Kasus Jiwasraya dan Asabri
• Soal Jalan Rusak di Tungkep, Ini Respon Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi
• Ratu Keraton Agung Sejagat Tulis Surat ke Gubernur Jateng Ganjar, Curhat Diminta Ganti Baju Tahanan
• Kisah Jalanan Rusak di Tungkep Purbalingga. Bupati Tiwi Terjatuh Hingga Warga yang Patah Tulang
• Ada Kerajaan Djipang di Cepu Blora, Ganjar: Itu untuk Pengembangan Pariwisata