Berita Semarang
Pemkab Semarang Tegas Larang Study Tour tapi Izinkan Outing Class, Ini Beda dan Ketentuannya
Pemkab Semarang tegas melarang study tour tetapi mereka mengizinkan pelaksanaan outing class. Pelaksanaannya pun harus memenuhi pedoman.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
"Ini sedang kami godok pedoman pelaksanaan outing class. Hampir final, hampir selesai," paparnya.
Diutamakan di Dalam Kabupaten
Dalam pedoman pelaksanaan outing class, Taufiq membeberkan, ada beberapa ketentuan antara lain, outing class harus mendukung proses pembelajaran, tidak memberatkan orangtua, dan menjamin keamanan peserta.
Baca juga: Alberto Hengga Dicoret dari Timnas U-20 Buntut Tendangan Kungfu di Stadion Citarum Semarang
Kemudian, outing class mengutamakan kunjungan di wilayah Kabupaten Semarang.
"Sudah kami siapkan tujuan atau destinasi yang bisa kita kunjungi."
"Contohnya, edukasi pertanian dan ekosistem, bisa di Kampung Kopi Banaran."
"Sejarah arkeologi, di Candi Gedong Songo. Sejarah juga bisa di Museum Kereta Api Ambarawa, Monumen Palagan Ambarawa."
"Kegiatan juga bisa di Desa Lerep."
"Termasuk, transportasi kami atur harus sesuai standar keamanan," urainya. (*)
| Gombel Baru Semarang Mulai Berlaku Dua Arah Pagi Ini, Berikut Jalur Alternatif Hindari Macet |
|
|---|
| Peringati HUT ke-50, WaPEALA Undip Fokus Penyelamatan Lingkungan Pendakian |
|
|---|
| Tiba-tiba Tersungkur setelah Menepi di Jalan Sriwiaya Semarang, Pemotor Ditemukan Tewas Dekat TMP |
|
|---|
| Pemotor Tewas Tertabrak Truk di Citarum Semarang, Sempat Dikabarkan Korban Tabrak Lari |
|
|---|
| Viral Parkir 'Ngepruk' Wisatawan Rp40 Ribu di Kota Lama, Agustina Wilujeng: Tertibkan Sekarang Juga! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260420-Plt-Kepala-Disdikbudpora-Kabupaten-Semarang-M-Taufiqur-Rahman.jpg)