Berita Pendidikan
Seru, Debat Bakal Calon Rektor UIN Walisongo, 16 Kandidat Adu Visi Misi Pengembangan Kampus
Kelompok Studi Mahasiswa Walisongo (KSMW) Semarang menggelar Debat Bakal Calon Rektor UIN Walisongo Semarang. Debat berlangsung seru!
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: Rustam Aji
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Debat kandidat bakal calon rektor UIN Walisongo Semarang, berlangsung seru, Selasa (2/12/2025).
Debat yang digelar di Auditorium 2 Kampus III, ini digelar oleh Kelompok Studi Mahasiswa Walisongo (KSMW).
Debat terbuka yang digagas KSMW ini menjadi salah satu ruang penting dalam proses partisipatif pemilihan rektor.
Mahasiswa dapat menilai langsung kualitas gagasan para kandidat sebelum proses seleksi berlanjut ke tahap berikutnya.
Agenda ini diharapkan memperkuat tradisi akademik yang demokratis, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan kampus.
Sedikitnya ada 16 bakal calon rektor yang dihadirkan.
Mereka adalah:
Prof. Dr. H. M. Mukhsin Jamil, M.Ag.
Prof. Dr. Muhyar Fanani, M.Ag.
Prof. Dr. H. Musahadi, M.Ag.
Prof. Dr. Imam Yahya, M.Ag.
Prof. Dr. Ilyas Supena, M.Ag.
Prof. Dr. Muslih, M.A.
Prof. Dr. Rokhmadi, M.Ag.
Prof. Dr. H. Shodiq, M.Ag.
Prof. Dr. H. Syamsul Ma’arif, M.Ag.
Prof. Dr. H. Abdul Ghofur Be, M.Ag.
Prof. Dr. H. Abdul Rohman, M.Ag.
Prof. Dr. Akhmad Arif Junaidi, M.Ag.
Prof. Dr. H. Baidi Bukhori, S.Nb.Ag., M.Si.
Prof. Dr. H. Fatah Syukur, M.Ag.
Prof. Dr. H. Mansur, M.Ag.
Prof. Dr. H. Moh. Fauzi, M.Ag.
Dengan debat ini, mahasiswa bisa menilai langsung kualitas visi, integritas, dan kapasitas enam belas bakal calon rektor yang akan memimpin universitas pada periode mendatang.
Prof. Dr. H. M. Mukhsin Jamil, M.Ag., mendapat kesempatan awal menyampaikan paparan visi misi yang diberikan oleh panitia sekira lima menit.
Setelahnya, diikuti secara berturut-turut kandidat bakal calon rektor lainnya.
Para kandidat memaksimalkan waktu lima menit untuk memaparkan gagasan strategis mengenai arah pembangunan kampus.
Prof. Fatah Syukur, misalnya, menyoroti dinamika persaingan PTKIN dengan PTN umum dalam menarik minat mahasiswa dari madrasah dan pesantren.
Ia menilai UIN Walisongo harus melakukan akselerasi transformasi.
“PTKIN ini sangat ketat bersaing, harus adaptif terhadap revolusi digital dan globalisasi pendidikan. Kita perlu peningkatan SDM, sarana prasarana, pengembangan teknologi baru, serta pembukaan prodi-prodi yang relevan dengan kebutuhan masa depan,” jelasnya.
| Video Pemprov Jateng Kirim Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera Rp1,3 Miliar |
|
|---|
| Nestapa Warga Desa Prapag Lor Brebes, Setiap saat Menjadi Langganan Banjir Rob |
|
|---|
| PSIS Perkenalkan Dua Pemain Baru, Gustur Merasa Panggilan Jiwa |
|
|---|
| Jaga Marwah Kiai, PW GP Ansor Diminta Fokus Program Kerja dan Tidak Terpengaruh Polemik PBNU |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/debat-calon-rektor-okkke.jpg)