Berita Jateng
Jaga Marwah Kiai, PW GP Ansor Diminta Fokus Program Kerja dan Tidak Terpengaruh Polemik PBNU
Seluruh kader GP Ansor dan Banser diminta untuk tidak melibatkan diri dan hanyut dalam dinamika yang terjadi di PBNU.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: Rustam Aji
Ringkasan Berita:
- Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah H M Muhammad Shidqon Prabowo menginstruksikan pada jajaran pengurus di semua tingkatan dan kader di Jawa Tengah untuk tetap menjaga marwah para Kiai.
- Gus Shidqon menginstruksikan seluruh kader GP Ansor dan Banser untuk tidak melibatkan diri dan hanyut dalam dinamika yang terjadi di PBNU.
- Para kader untuk senantiasa selalu berhusnudlon terhadap seluruh masyayikh, sesepuh, dan Kiai di lingkungan Nahdlatul Ulama.
TRIBUNBANYUMAS.COM,SEMARANG - Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah tetap fokus program kerja di tengah dinamika yang terjadi di internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Hal itu disampaikan Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah H M Muhammad Shidqon Prabowo.
Ia menginstruksikan pada jajaran pengurus di semua tingkatan dan kader di Jawa Tengah untuk tetap menjaga marwah para Kiai.
“Nahdlatul Ulama adalah rumah besar bagi kader GP Ansor, oleh karena itu semua kader harus tetap setia menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah dan nama baik lembaga,” tegasnya, Selasa (2/12/2025).
Seluruh kader GP Ansor dan Banser, diimbau untuk tidak melibatkan diri dan hanyut dalam dinamika yang terjadi di PBNU.
Para kader juga diminta untuk selalu berhusnudlon terhadap seluruh masyayikh, sesepuh, dan Kiai di lingkungan Nahdlatul Ulama.
“Kami instruksikan seluruh pengurus di PW, Pimpinan Cabang, PAC hingga Ranting untuk fokus melaksanakan dan menyukseskan program kerja masing-masing yang telah dirancang dan tetap istiqomah dalam visi besar sebagai khodimul ummah,” tuturnya.
Karena itu, ia meminta seluruh kader tidak boleh bergerak sendiri-sendiri tanpa koordinasi dengan PW GP Ansor Jawa Tengah.
Termasuk, tetap satu garis komando arahan Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor H Addin Jauharudin serta arahan Ketua PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin.
Baca juga: Purbalingga Masih Menarik bagi Investor, Pengusaha Wonosobo Mau Bangun Supermarket
“Kami juga instruksikan untuk selalu memanjatkan doa, semoga dinamika yang terjadi akan segera selesai dan membawa hikmah bagi Jamiyyah Nahdlatul Ulama,” ujarnya.
Atas arahan itu Sekretaris PW GP Ansor Jawa Tengah, H Husein Ahmadi mengatakan segera mendistribusikan instruksi tersebut ke seluruh jajaran PC maupun PAC di Jawa Tengah.
“Jadi, instruksi ini tidak hanya pada pengurus saja tapi juga seluruh kader GP Ansor dan Banser di Jawa Tengah. Intinya, tidak boleh bergerak sendiri-sendiri,” tuturnya.
Ia menuturkan PW sebelumnya telah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Ketua PC GP Ansor dan Kasatkorcab Banser Kabupaten/Kota se Jawa Tengah di Ponpes Al Falah Kota Salatiga pada Minggu (30/11/2025).
Pada rakor itu telah disampaikan dan disepakati beberapa hal mengenai penyikapan terhadap situasi terkini baik isu nasional maupun daerah.
“Kami tetap fokus pada kaderisasi dan program kerja masing-masing sesuai arahan Ketua PWNU Jawa Tengah. Jangan sampai isu di atas memengaruhi roda organisasi di level badan otonom terutama di daerah,” jelasnya.(rtp)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/gp-ansor-jateng-okk.jpg)