Kamis, 14 Mei 2026

KAI

Bos KAI Turun Gunung Cek Jalur Selatan, Pastikan Nataru Aman

PT KAI melakukan inspeksi mendadak jalur selatan di Stasiun Purwokerto guna memastikan kesiapan Nataru 2025

Tayang:
Tribun Banyumas/Permata Putra Sejati
INSPEKSI NATARU, Wakil Direktur Utama PT KAI, Dody Budiawan menyapa petugas saat melakukan inspeksi persiapan angkutan Natal dan Tahun Baru 2025 di Stasiun Daop 5 Purwokerto, Selasa (2/12/2025). KAI menyiagakan ribuan personel tambahan di titik rawan bencana dan memberikan diskon tiket 30 persen. 

Ringkasan Berita:
  • PT KAI melakukan inspeksi menyeluruh di jalur utara dan selatan Jawa jelang Nataru 2025. 
  • Ribuan personel tambahan disiagakan di titik rawan bencana longsor dan banjir. 
  • Diprediksi ada kenaikan penumpang sebesar 3 persen mencapai 3,8 juta orang. 
  • KAI menyediakan 54 kereta tambahan per hari dan diskon tiket 30 persen untuk 1,5 juta kursi. 
  • Inspeksi melibatkan KNKT dan Ditjen Perkeretaapian untuk menjamin standar keselamatan.

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Menjelang hiruk-pikuk libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, PT Kereta Api Indonesia (KAI) tidak ingin ambil risiko.

Demi memastikan keselamatan jutaan penumpang yang akan memadati gerbong kereta, jajaran petinggi KAI "turun gunung" menyisir seluruh jalur kereta api di Pulau Jawa.

Wakil Direktur Utama PT KAI, Dody Budiawan, memimpin langsung inspeksi lintas selatan yang berhenti di Stasiun Daop 5 Purwokerto, Selasa (2/12/2025).

Baca juga: KAI Daop 5 Ganti Wesel di Stasiun Meluwung dan Gandrungmangun, Arah Bandung Berpotensi Terlambat

Langkah ini diambil untuk memastikan setiap jengkal rel, bantalan, hingga kesiapan personel di lapangan benar-benar prima menghadapi lonjakan penumpang.

Bagi Tugas Dua Tim

Strategi pengecekan kali ini dilakukan secara menyeluruh dengan membagi kekuatan menjadi dua tim besar. Tidak ada jalur yang luput dari pantauan. Dody menjelaskan bahwa dirinya fokus menyisir jalur selatan, sementara Direktur Utama KAI mengambil tanggung jawab memantau jalur utara.

"Di Nataru atau Hari Raya Idul Fitri, kita selalu melakukan yang namanya inspeksi, inspeksi track kita, jalur kita di seluruh Pulau Jawa ini. Jadi kita bagi dua, di utara dan di selatan. Kita ini ke bagian yang selatan. Dirut kami di utara dengan beberapa direksi dan lain-lain," ujar Dody kepada Tribunbanyumas.com di sela-sela kegiatannya.

Pengecekan ini tidak hanya melibatkan internal KAI. Rombongan turut menggandeng Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk memberikan penilaian objektif terkait aspek keselamatan.

Tujuannya jelas: memastikan hasil perbaikan dan perawatan rutin yang telah dikerjakan oleh tim di setiap Daerah Operasi (Daop) sudah sesuai standar keamanan tertinggi.

"Selama ini kan teman-teman kita, rekan-rekan kereta api di daop-daop ini melakukan perbaikan, maintenance untuk persiapan biar Nataru ini bisa lancar. Sesuai dengan tujuannya, aman, selamat, yang menikmati Nataru ini bisa sesuai dengan tujuannya," ungkapnya.

Mata-Mata di Titik Rawan

Salah satu fokus utama inspeksi kali ini adalah antisipasi bencana alam. Belajar dari kejadian longsor di Sumatera dan melihat tren cuaca ekstrem belakangan ini, KAI memberikan perhatian ekstra pada titik-titik rawan longsor dan banjir.

"Kita punya itu peta daerah rawan, rawan longsor atau banjir. Kita sudah lakukan persiapannya, mudah-mudahan bisa menghindari hal-hal tersebut," jelas Dody.

Untuk meminimalisir risiko, KAI telah menyiagakan ribuan "mata" tambahan untuk mengawasi jalur. Sebanyak 1.189 personel ekstra diterjunkan, terdiri dari 659 penjaga perlintasan, 196 petugas pemantau khusus daerah rawan, dan 334 petugas pemeriksa jalur tambahan.

Posko-posko pantauan didirikan di lokasi strategis, bahkan dijaga 24 jam penuh saat hujan deras mengguyur.

"Di lokasi itu ada pos-pos yang kita buat, lokasi yang rawan dan sangat rawan, istilahnya pemantauan khusus. Kita taruh orang di situ 24 jam, jadi apabila curah hujan tinggi, kita pantau kondisi sungainya terhadap track kita. Mudah-mudahan bisa lebih awal tahu kalau mau terjadi sesuatu," tegasnya.

Diskon Tiket 30 Persen

Selain aspek keamanan, KAI juga membawa kabar gembira bagi para pemburu tiket. Mengantisipasi lonjakan penumpang yang diprediksi mencapai 3,8 juta orang—naik 3 persen dibanding tahun lalu—KAI telah menyiapkan 54 perjalanan kereta tambahan setiap harinya.

Tak hanya itu, KAI juga menebar promo menarik berupa diskon tiket sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi komersial. Total ada 1,5 juta kursi promo yang disediakan untuk memanjakan pelanggan setia.

"Silakan beli sekarang ya, monggo. Nanti jangan sampai kehabisan," tutup Dody mengajak masyarakat segera merencanakan perjalanannya. (jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved