Sabtu, 9 Mei 2026

Brebes

Tolak Batal Puasa, Pintu Kelas Ditutup lalu Siswa SD Brebes Dihajar 6 Teman

Buntut tolak ajakan batal puasa, siswa SDN 3 Kubangjati, Brebes (AN) dikeroyok 6 temannya di kelas saat guru keluar, Jumat (10/4/2026).

Tayang:
Tribun Banyumas/Wahyu Nur Kholik
SUASANA SEKOLAH - Suasana SDN 3 Kubangjati, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes pada Kamis (16/4/2026). Di sekolah inilah siswa berinisial AN menjadi korban perundungan enam teman sekelasnya akibat menolak diajak batal puasa. 

Ringkasan Berita:
  • Siswa SDN 3 Kubangjati, Brebes inisial AN jadi korban perundungan 6 teman sekelasnya.
  • Otak perundungan, D, mengunci pintu kelas usai guru keluar pada Jumat (10/4/2026).
  • Motif pengeroyokan karena dendam saat Ramadan, AN menolak diajak main D agar puasanya tak batal.
  • Korban alami memar pelipis, demam, hingga trauma tak berani masuk kelas sebelum guru datang.
  • Pihak sekolah telah memanggil orangtua pelaku dan menggandeng KPPA untuk mediasi.

TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES - Kasus dugaan perundungan atau kekerasan kembali mencoreng dunia pendidikan.

Kali ini insiden tersebut menimpa seorang murid di salah satu sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Seorang siswa berinisial AN, menjadi korban kekerasan fisik oleh enam orang teman sekelasnya.

Baca juga: Buntut Video Perundungan Siswi MTs di Kejajar Wonosobo, Polisi Tempuh Jalur Diversi bagi 7 Pelajar

Peristiwa perundungan itu bahkan dilakukan di dalam ruangan kelas tepat saat sang guru baru saja beranjak keluar usai memberikan materi pelajaran.

Pintu Kelas Ditutup

Suasana kelas yang semula tenang tiba-tiba berubah mencekam.

Seorang siswa berinisial D, yang menjadi otak dari perundungan tersebut, secara sigap langsung menutup pintu ruang kelas pada Jumat (10/4/2026) begitu guru keluar ruangan.

Di dalam kelas yang tertutup, D lantas memaksa lima teman lainnya untuk ikut merundung AN.

Sementara itu, AN yang ketakutan hanya bisa pasrah menerima perlakuan tersebut.

Teman-teman sekelas lainnya yang berada di lokasi pun disebut tak ada yang berani melerai karena merasa takut.

Akibat tindakan brutal tersebut, AN menderita luka memar pada bagian pelipis.

Ia juga mengalami trauma psikologis yang cukup berat, bahkan tubuhnya sempat mengalami demam hingga harus mendapatkan perawatan medis.

Dendam Tolak Main

Kepala SD Negeri 3 Kubangjati, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Azzi Machawati, saat ditemui awak media pada Kamis (16/4/2026) menyebut aksi perundungan yang dialami AN bukanlah peristiwa tunggal.

Insiden serupa ternyata sudah pernah terjadi lebih dari dua kali.

Diketahui pelakunya tidak lain adalah D, rekan sekelas korban sendiri.

"Untuk kejadian kemarin itu hari Jumat, kebetulan saya sedang rapat di Koordinator Wilayah (Korwil) pendidikan," ungkap Azzi memulai ceritanya.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved