Selasa, 21 April 2026

Oknum DPRD Temanggung Diduga Aniaya Wanita, Tulang Hidung Sampai Geser

Seorang wanita diduga dianiaya oknum anggota DPRD PPP hingga hidungnya geser di tempat karaoke Bandungan, Semarang, usai keduanya mabuk.

INSTAGRAM
TANGKAPAN LAYAR VIDEO PERNYATAAN - Tangkapan layar dari video TikTok yang memperlihatkan pernyataan kuasa hukum korban mengenai dugaan tindak penganiayaan terhadap seorang wanita oleh oknum anggota dewan usai mabuk di tempat karaoke kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang wanita diduga menjadi korban penganiayaan oknum anggota DPRD dari Partai PPP di tempat karaoke kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang.
  • Akibat kejadian usai mabuk itu, korban mengalami luka di sekujur tubuh hingga tulang hidung bergeser.
  • Kuasa hukum korban mendatangi Polres Semarang pada Senin (13/4/2026) guna meminta keadilan.
  • Fraksi PPP DPRD Kab. Semarang menduga oknum tersebut adalah anggota DPRD Kabupaten Temanggung.

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Seorang wanita diduga dianiaya oleh oknum anggota dewan saat berada di sebuah tempat karaoke di kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang.

Kejadian tersebut mencuat dan diketahui publik melalui video pernyataan dari kuasa hukum korban yang diunggah di akun TikTok @liongred.

Aduan Dugaan Penganiayaan

Baca juga: Oknum Anggota Dewan Aniaya Perempuan di Tempat Karoke Bandungan Semarang

Dalam video tersebut, kuasa hukum menyampaikan bahwa dirinya bersama kliennya telah mendatangi Polres Kabupaten Semarang pada Senin (13/4/2026).

Kedatangan mereka bertujuan untuk mengadukan dugaan tindak penganiayaan yang diduga kuat dilakukan oleh oknum anggota dewan dari Partai PPP.

Peristiwa nahas itu disebut terjadi di sebuah tempat hiburan karaoke di wilayah Bandungan.

Kejadian tersebut bermula pada saat mereka bersama-sama mendatangi tempat karaoke di Bandungan.

Berdasarkan penuturan kuasa hukum, setelah mabuk tinggi, laki-laki yang merupakan anggota dewan ini melakukan penganiayaan secara berulang-ulang.

Akibatnya, korban menderita luka di sekujur tubuh mulai dari lengan, paha, punggung, hingga muka.

Bahkan, tulang hidung korban dilaporkan bergeser ke kanan.

"Atas kejadian tersebut, kami mengadukan hal ini ke Polres Kabupaten Semarang. Kami minta kepada Ibu Kapolres beserta Bapak Kasat Reskrim untuk segera menangkap dan melakukan tindakan seadil-adilnya, menegakkan hukum setinggi-tingginya di saat negara sedang dalam proses perbaikan, kemajuan, dan karakter kinerja anggota dewan tapi saat ini telah diciderai hal tersebut oleh salah satu oknum anggota dewan. Kami mohon segera dilakukan penangkapan," tutur sang kuasa hukum dalam video tersebut.

Keterangan Kepolisian Semarang

Saat dikonfirmasi mengenai insiden ini, Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Bodia Teja Lelana, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihak kepolisian belum menerima aduan resmi terkait kasus tersebut.

"Mohon maaf, belum ada aduan, jadi kami belum dapat memberikan keterangan," terangnya secara singkat melalui pesan tertulis.

Ia mengatakan lebih lanjut bahwa rencana pelaporan secara resmi memang akan dilakukan oleh pihak korban.

Namun, ternyata hal itu belum terealisasi pada malam sebelumnya dan kemungkinan baru akan diajukan hari ini.

"Semalam tidak jadi (laporan). Mau buat lapor hari ini," ucapnya menambahkan.

Klarifikasi Fraksi PPP

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved