Banyumas
Driver Ojol Purwokerto Sambut Positif BHR 2026 dari Aplikator
Kabar pencairan Bonus Hari Raya (BHR) 2026 dari perusahaan aplikator disambut gembira oleh para pengemudi ojek online (ojol) di Purwokerto
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- Ratusan mitra pengemudi ojek online (ojol) di Purwokerto menyambut positif pemberian Bonus Hari Raya (BHR) 2026 dari perusahaan aplikator (GoTo).
- Nominal BHR yang diterima bervariasi mulai dari Rp 150.000 hingga Rp 1.600.000 bergantung pada jenis armada, tingkat kategori, dan performa kerja driver.
- Para driver merasa sangat terbantu untuk memenuhi kebutuhan jelang Lebaran dan berharap kesejahteraan mereka makin diperhatikan ke depannya.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Kabar pemberian Bonus Hari Raya (BHR) 2026 dari perusahaan aplikator disambut positif oleh para pengemudi ojek online (ojol) di wilayah Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis (5/3/2026).
Meski nominal yang cair bervariasi, para driver menilai bonus tahunan tersebut tetap sangat membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga menjelang hari raya Lebaran.
Sambut Positif BHR
Baca juga: Ombudsman RI Jawa Tengah Awasi Penyelesaian Pengaduan THR dan BHR
Salah satu driver ojek online di Purwokerto, Anto (31), mengaku bersyukur akhirnya para mitra pengemudi mendapatkan BHR dari pihak perusahaan aplikator.
"Kami bersyukur akhirnya driver ojol mendapatkan BHR dari perusahaan aplikator. Setidaknya ini menjadi bentuk perhatian kepada para pengemudi yang selama ini bekerja di jalan," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (5/3/2026).
Menurut Anto, meskipun nilai bonus yang diterima setiap orang tidak sama dan tidak selalu besar, bantuan finansial tersebut tetap sangat berarti bagi para driver.
"Meski nilainya mungkin belum besar, kalau saya hanya Rp 150 ribu. Tapi bagi kami tetap sangat membantu untuk kebutuhan menjelang Lebaran," katanya bersyukur.
Nominal Bonus Bervariasi
Pada tahun 2026 ini, sekitar 400.000 mitra pengemudi Gojek secara nasional, baik roda dua maupun roda empat, dijadwalkan akan menerima BHR dari perusahaan aplikator.
Anto mengatakan, berdasarkan informasi dari manajemen GoTo, besaran BHR yang diterima mitra pengemudi memang berbeda-beda. Hal ini sangat bergantung pada kategori dan performa kerja driver selama setahun terakhir.
Nominal BHR yang diberikan bervariasi, yaitu untuk armada roda dua berkisar antara Rp 150.000 hingga Rp 900.000. Sedangkan untuk mitra pengemudi roda empat berkisar antara Rp 200.000 hingga Rp 1.600.000.
Indikator Penilaian Kinerja
Lebih lanjut, Anto menjelaskan bahwa penentuan penerima dan besaran nominal BHR dilakukan berdasarkan sejumlah indikator ketat.
Antara lain jam online (sebagai indikator apakah pekerjaan tersebut menjadi sumber penghasilan utama atau sekadar tambahan), tingkat penerimaan serta penyelesaian order, dan kualitas layanan kepada pelanggan (rating).
Selain itu, penerima BHR juga akan dibagi dalam beberapa tingkat kategori, yakni Mitra Juara, Mitra Andalan, dan Mitra Harapan. Kategori tersebut ditentukan secara mutlak berdasarkan konsistensi performa mitra selama 12 bulan terakhir.
Sementara itu, sopir ojol lainnya, Irani Isnaeni, juga menaruh harapan besar agar kebijakan terkait kesejahteraan pengemudi ojol ke depan dapat semakin diperhatikan oleh perusahaan aplikator.
"Harapan kami ke depan bukan hanya soal BHR, tapi juga adanya kebijakan yang lebih memperhatikan kesejahteraan driver. Karena tanpa driver, layanan transportasi online tidak akan berjalan," ujarnya memungkasi. (jti)
| Berkah Lebaran Pedagang Baturraden Usai Diterjang Isu Banjir Bandang |
|
|---|
| Pria Cirebon Curi 4 HP di Ajibarang Saat Pemiliknya Salat Tarawih |
|
|---|
| H+5 Lebaran, Ratusan Wisatawan Asyik Selfie di Lokawisata Baturraden |
|
|---|
| Ratusan Ton Beras Bulog Cair Pascalebaran Bantu Warga Maos Cilacap |
|
|---|
| 10 Ribu Penumpang Tinggalkan Terminal Bulupitu Saat Arus Balik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260305-purwokerto-bhr-ojol-aplikator.jpg)