Kamis, 23 April 2026

Wonosobo

Detik-detik Tronton Hilang Kendali di Kertek Wonosobo, Muatan Ambyar

Truk tronton bermuatan keramik menabrak bangunan di Simpang Kertek Wonosobo akibat rem blong, Sabtu pagi.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Banyumas/Imah Masitoh
TRONTON HAJAR BANGUNAN. Petugas kepolisian mengevakuasi truk tronton bermuatan keramik yang mengalami kecelakaan tunggal dan menabrak bangunan di Simpang Empat Kertek, Wonosobo, Sabtu (27/12/2025). Kecelakaan yang diduga akibat rem blong ini mengakibatkan lima orang luka ringan namun tidak ada korban jiwa. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Suasana pagi di kawasan Simpang Empat Kertek, Kabupaten Wonosobo, mendadak geger, Sabtu (27/12/2025).

Di tengah gerimis pagi sekira pukul 06.15 WIB, suara benturan keras mengejutkan warga dan pengguna jalan.

Sebuah truk tronton berbadan besar yang melaju dari arah Temanggung tiba-tiba kehilangan kendali.

Baca juga: Lagi Kecelakaan di Kertek, Truk Tronton Bermuatan Keramik Tabrak Tugu dan Ruko

Tanpa ampun, kendaraan berat bermuatan keramik itu menghantam bangunan yang ada di pinggir jalan.

Pemandangan di lokasi pun seketika berubah drastis; pecahan keramik berserakan memenuhi bahu jalan, bercampur dengan puing-puing bangunan yang ringsek dihajar bodi truk.

Diduga Rem Blong

Penyebab utama 'amuk' truk tronton ini diduga kuat karena kegagalan sistem pengereman. Truk yang melaju di kontur jalan yang menurun itu tak kuasa menahan laju bebannya sendiri.

Kapolres Wonosobo, AKBP Kasim Akbar Bantilan yang terjun langsung memantau situasi di lapangan mengonfirmasi hal tersebut.

“Telah terjadi laka tunggal truk tronton yang remnya blong dan menabrak bangunan,” jelas AKBP Kasim di lokasi kejadian.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami detail asal dan tujuan pasti truk tersebut. Informasi awal di lapangan menyebutkan bahwa di dalam kabin hanya ada sopir yang membawa muatan penuh keramik.

“Masih menunggu info lanjutnya,” tambahnya singkat.

Lima Korban Luka

Meski kondisi truk dan bangunan mengalami kerusakan yang cukup parah, nasib baik masih memayungi para korban yang terlibat.

Dalam insiden yang mengerikan ini, tidak ada nyawa yang melayang. Berdasarkan pantauan dan data sementara, korban hanya mengalami luka-luka dan langsung mendapatkan penanganan.

“Sementara yang teridentifikasi lima luka ringan dan Alhamdulillah tidak ada yang meninggal dunia,” ujar AKBP Kasim dengan nada lega.

Evakuasi Cepat

Tak mau berlama-lama membiarkan jalur utama ini tersendat, jajaran kepolisian bersama tim terkait langsung bergerak cepat.

Petugas berjibaku di bawah rintik hujan untuk mengevakuasi badan truk yang melintang dan membersihkan pecahan keramik yang membahayakan pengguna jalan lain. Kecepatan penanganan menjadi kunci agar kemacetan panjang di jalur sibuk ini bisa dihindari.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved