Wonosobo
Salat Id Berlatar Sindoro di Garung Wonosobo Digelar Jumat Besok
Pelaksanaan salat Idulfitri 1447 H di Dusun Garung Wonosobo pada Jumat (20/3) kembali menawarkan pesona alam Gunung Sindoro yang menawan.
Penulis: Imah Masitoh | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Lapangan Garung Kabupaten Wonosobo akan digelar pada Jumat (20/3) dengan pemandangan Gunung Sindoro.
- Panitia menambah kapasitas area hingga 50 persen untuk menampung lonjakan jemaah.
- Akses lapangan ditutup tepat pukul 06.00 WIB untuk menjaga ketertiban ibadah.
- Selain ibadah, kawasan ini juga akan memanjakan wisatawan dengan Festival Mudik dan penerbangan balon udara tradisional pada 22 hingga 23 Maret 2026.
TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Pemandangan alam pegunungan kembali membalut momen suci perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Dusun Garung, Desa Butuh, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo. Pelaksanaan salat Id di Lapangan Garung dipastikan bakal menyuguhkan latar belakang Gunung Sindoro yang berdiri kokoh.
Titik ibadah ini memang selalu viral di jagat maya setiap kali Lebaran tiba. Harmonisasi antara sejuknya udara pagi, pesona alam, dan ribuan jemaah membuat prosesi ibadah terasa jauh lebih khidmat sekaligus mendamaikan jiwa.
Kapasitas Area Ditambah
Baca juga: Tempat Wisata Wonosobo Diprediksi Ramai saat Libur Lebaran, Ada Telaga Menjer
Mengusung tajuk “Rayakan Kemenangan dengan Pemandangan Menawan”, agenda salat Idulfitri tahun ini diproyeksikan bisa memberi sentuhan spiritual yang membekas di hati jemaah lewat keasrian alam bebas.
Ketua panitia penyelenggara, Yakup Ari Wibowo, memastikan bahwa pelaksanaan ibadah salat akan dimulai pada Jumat (20/3/2026) tepat pukul 06.00 WIB di lokasi tersebut.
“Kami ingin menghadirkan suasana ibadah yang tidak hanya khusyuk, tetapi juga memberikan pengalaman berbeda melalui keindahan alam Garung,” ujar Yakup, Rabu (18/3/2026).
Ia memaparkan bahwa persiapan matang telah dilakukan, salah satunya dengan memperlebar zonasi saf guna menampung antusiasme warga yang selalu membeludak.
“Tahun ini kapasitas kami tingkatkan hingga sekitar 50 persen agar lebih banyak jemaah dapat tertampung dengan nyaman,” jelasnya.
Tutup Tepat Waktu
Demi memastikan kelancaran ibadah, panitia akan mengunci akses menuju area utama lapangan tepat pada pukul 06.00 WIB.
“Kami mengimbau masyarakat untuk datang lebih awal dan tidak memaksakan masuk setelah portal ditutup,” tambah Yakup.
Bagi masyarakat yang kehabisan tempat di lapangan, pihak penyelenggara sudah menyiapkan sejumlah masjid alternatif di sekitar lokasi, yakni Masjid Al Amin, Masjid Al Falah, serta Masjid Al Mansyur.
Pesan untuk Warga
Sementara itu, Camat Kalikajar, Aldhiana Kusumawati, mengimbau warganya untuk menjadi tuan rumah yang baik bagi para jemaah pendatang maupun pelancong.
“Mari kita sambut tamu dengan ramah, jaga kebersihan, serta ciptakan suasana yang aman dan kondusif selama perayaan Idulfitri,” ujarnya.
Ia pun sepakat dengan panitia mengenai kedisiplinan waktu agar ibadah tetap syahdu dan tidak terganggu oleh jemaah yang terlambat.
“Kami mengingatkan agar jamaah tidak memaksakan diri masuk ketika portal sudah ditutup,” tegasnya.
Festival Balon Udara
Tak cuma sekadar lokasi salat, kawasan Kalikajar sendiri mempunyai sederet objek wisata alam yang memanjakan mata, semisal kawasan Jalisu dan Curug Mangku Klowoh. Semarak Lebaran di tempat ini bakal disambung dengan kemeriahan tradisi menerbangkan balon udara pada hari berikutnya yang digelar di beberapa desa di Kecamatan Kalikajar.
| Sentil Kebiasaan Saat Bencana, BPS Wonosobo Gembleng 3 Desa Melek Data |
|
|---|
| Sukses Sedot 350 Ribu Turis Lewat Festival Balon, Wonosobo Legalkan Puluhan Grup Seni |
|
|---|
| Guru Ketahuan Ngonten Bakal Ditegur, Pemkab Wonosobo Resmi Batasi Main HP di Sekolah |
|
|---|
| Wamentan Pamer Setop Impor Beras di Ajang Kontes Sapi Raksasa Wonosobo |
|
|---|
| Jejak Kaki Bongkar Pencurian Sembako Rp526 Juta di Selomerto Wonosobo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260318-salat-id-garung.jpg)