Cilacap
Satu Keluarga Asal Brebes Tewas di Cilacap, Minibus Ringsek Dihantam Truk Semen
Niat hati bepergian bersama, satu keluarga asal Paguyangan Brebes tewas usai minibus mereka dihantam truk di Cilacap.
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Suara benturan keras memecah keramaian sore di perempatan Jalan Sengon dan Jalan Angsana, Cilacap Utara, Sabtu (13/12/2025). Dalam sekejap, perjalanan sebuah keluarga berubah menjadi tragedi memilukan.
Sebuah minibus yang membawa rombongan keluarga ringsek parah tak berbentuk setelah dihantam truk pengangkut semen. Nahas, empat nyawa yang berada di dalam minibus tersebut tak tertolong. Mereka 'pulang' tinggal nama.
Identitas para korban kini telah terungkap. Mereka bukan orang jauh, melainkan satu keluarga yang berasal dari Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Baca juga: Daftar Korban Kecelakaan Maut di Cilacap: Truk Tabrak Terios dan Motor, 4 Orang Tewas Sekeluarga
Kapolresta Cilacap melalui Kasat Lantas Polresta Cilacap, Kompol Arpan membenarkan bahwa keempat korban tewas adalah rombongan dari satu domisili yang sama.
“Empat korban meninggal dunia merupakan pengemudi dan penumpang minibus asal Kabupaten Brebes yang mengalami luka fatal di bagian kepala dan tubuh,” ujar Arpan saat dikonfirmasi.
Identitas Korban
Para korban meninggal dunia diketahui bernama Umar, Adinda Salma Khoerunnisa, Prestin, dan Kriswinarti. Mereka meregang nyawa di lokasi kejadian akibat dahsyatnya benturan yang membuat kendaraan mereka terdorong hingga menghantam bangunan toko di tepi jalan.
Sementara itu, di tengah puing-puing kecelakaan, ada nyawa lain yang masih bertahan. Seorang pengendara sepeda motor asal Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, lolos dari maut meski harus menahan sakit luar biasa.
“Satu korban lainnya selamat dan sedang dirawat di RSUD Cilacap akibat luka di bagian kaki,” jelas Arpan.
Kronologi Maut
Petaka ini bermula dari niat sang sopir truk untuk menghindari kecelakaan, namun justru berujung pada bencana yang lebih besar.
Kompol Arpan menjelaskan, truk semen tersebut melaju kencang dari arah utara ke selatan. Di tengah jalan, pengemudi truk dikagetkan oleh seorang pejalan kaki yang menyeberang.
“Truk melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan tinggi dan berusaha menghindari pejalan kaki yang menyeberang jalan,” kata Kompol Arpan.
Refleks membanting setir ke kanan, truk justru kehilangan kendali. "Raksasa" jalanan itu masuk ke jalur berlawanan, menyapu sepeda motor, dan menghantam minibus keluarga asal Brebes tersebut tanpa ampun. Laju truk baru terhenti setelah menyeret minibus menabrak toko.
Kini, pengemudi truk yang selamat telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan insiden berdarah tersebut.
| Gaji Sebulan Tak Kebeli Emas 1 Gram, Seribu Buruh Cilacap Siap Kepung Jalanan |
|
|---|
| Dexlite Tembus Rp23 Ribu, SPBU di Kroya Cilacap Mendadak Lengang |
|
|---|
| Ramai Isu El Nino Godzilla Landa Cilacap, Ini Penjelasan Resmi BMKG |
|
|---|
| Niat Matikan Lampu Rumah, Warga Wanareja Malah Temukan Mayat di Kolam |
|
|---|
| Damkar Cilacap Evakuasi HP Bocah Terjebak di Rel Jalan Sawo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/kecelakaan-tritih-cilacap.jpg)