Jumat, 1 Mei 2026

Cilacap

Satu Keluarga Asal Brebes Tewas di Cilacap, Minibus Ringsek Dihantam Truk Semen

Niat hati bepergian bersama, satu keluarga asal Paguyangan Brebes tewas usai minibus mereka dihantam truk di Cilacap.

Tayang:
ISTIMEWA/istimewa
EVAKUASI KORBAN MAUT, Petugas kepolisian dibantu warga dan tim SAR mengevakuasi jenazah korban kecelakaan di Jalan Tentara Pelajar, Cilacap, Sabtu (13/12/2025). Insiden tabrakan beruntun yang melibatkan truk semen dan minibus ini menewaskan satu keluarga asal Brebes. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Suara benturan keras memecah keramaian sore di perempatan Jalan Sengon dan Jalan Angsana, Cilacap Utara, Sabtu (13/12/2025). Dalam sekejap, perjalanan sebuah keluarga berubah menjadi tragedi memilukan.

Sebuah minibus yang membawa rombongan keluarga ringsek parah tak berbentuk setelah dihantam truk pengangkut semen. Nahas, empat nyawa yang berada di dalam minibus tersebut tak tertolong. Mereka 'pulang' tinggal nama.

Identitas para korban kini telah terungkap. Mereka bukan orang jauh, melainkan satu keluarga yang berasal dari Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Baca juga: Daftar Korban Kecelakaan Maut di Cilacap: Truk Tabrak Terios dan Motor, 4 Orang Tewas Sekeluarga

Kapolresta Cilacap melalui Kasat Lantas Polresta Cilacap, Kompol Arpan membenarkan bahwa keempat korban tewas adalah rombongan dari satu domisili yang sama.

“Empat korban meninggal dunia merupakan pengemudi dan penumpang minibus asal Kabupaten Brebes yang mengalami luka fatal di bagian kepala dan tubuh,” ujar Arpan saat dikonfirmasi.

Identitas Korban

Para korban meninggal dunia diketahui bernama Umar, Adinda Salma Khoerunnisa, Prestin, dan Kriswinarti. Mereka meregang nyawa di lokasi kejadian akibat dahsyatnya benturan yang membuat kendaraan mereka terdorong hingga menghantam bangunan toko di tepi jalan.

Sementara itu, di tengah puing-puing kecelakaan, ada nyawa lain yang masih bertahan. Seorang pengendara sepeda motor asal Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, lolos dari maut meski harus menahan sakit luar biasa.

“Satu korban lainnya selamat dan sedang dirawat di RSUD Cilacap akibat luka di bagian kaki,” jelas Arpan.

Kronologi Maut

Petaka ini bermula dari niat sang sopir truk untuk menghindari kecelakaan, namun justru berujung pada bencana yang lebih besar.

Kompol Arpan menjelaskan, truk semen tersebut melaju kencang dari arah utara ke selatan. Di tengah jalan, pengemudi truk dikagetkan oleh seorang pejalan kaki yang menyeberang.

“Truk melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan tinggi dan berusaha menghindari pejalan kaki yang menyeberang jalan,” kata Kompol Arpan.

Refleks membanting setir ke kanan, truk justru kehilangan kendali. "Raksasa" jalanan itu masuk ke jalur berlawanan, menyapu sepeda motor, dan menghantam minibus keluarga asal Brebes tersebut tanpa ampun. Laju truk baru terhenti setelah menyeret minibus menabrak toko.

Kini, pengemudi truk yang selamat telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan insiden berdarah tersebut.

 

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved